Serba-serbi Imlek: 6 Fakta Menarik yang Wajib Kamu Ketahui!

Perayaan Imlek bersama keluarga (Sumber: Freepik.com)


"Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le"

 

Be-emers, Tahun Baru Imlek tahun 2026 akan jatuh pada bulan Februari, lebih tepatnya pada tanggal 17 Februari 2026.

Tentunya, Pemerintah Indonesia sudah menetapkan Imlek sebagai Libur Nasional dan Cuti Bersama sehingga masyarakat yang merayakan dapat berkumpul bersama keluarga. 

Perayaan ini identik dengan berbagai tradisi yang sarat makna, mulai dari berkumpul keluarga, berbagi angpao, hingga menghias rumah dengan warna merah. 

 

Serba-serbi Imlek yang Wajib Kamu Ketahui

Nah, kali ini penulis akan memberikan fakta menarik seputar Imlek yang belum banyak diketahui nih!


1. Warna Merah Dipercaya Membawa Keberuntungan

Pastinya Be-emers sudah tahu soal fakta ini kalau Imlek identik banget dengan warna merah. Dari lampion, baju, dan dekorasi rumah lainnya pasti selalu didominasi dengan warna merah.

Nah, merah itu melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari hal-hal buruk. Masyarakat Tionghoa juga percaya warna merah dapat mengusir energi negatif dan membawa keberkahan sepanjang tahun.

Jadi, tidak heran kalau saat perayaan Imlek, rumah-rumah masyarakat yang merayakan akan didekorasi dengan warna serba merah.

 

2. Bunyi Petasan Dipercaya Mengusir Energi Negatif

Tidak lupa dengan tradisi petasan-petasan yang dinyalakan pada perayaan Imlek. Tradisi menyalakan petasan saat Imlek juga memiliki tujuan untuk mengusir roh-roh jahat dan membawa keberuntungan.


Selain itu, membawa kedamaian dan kemakmuran untuk tahun yang baru. Meskipun saat ini penggunaannya dibatasi demi keamanan, filosofi di balik suara keras tersebut tetap melekat sebagai bagian dari budaya perayaan Imlek sejak zaman dahulu.

 

3. Tabu pada Perayaan Imlek

Tapi ada juga hal yang tidak boleh dilakukan pada saat perayaan Imlek, seperti: 
  • Tidak boleh menggunakan pakaian hitam,
  • Tidak memecahkan barang,
  • Tidak boleh menggunakan barang tajam,
  • Tidak boleh memberikan angpao jika belum menikah, Tidak boleh mengucapkan hal-hal yang berbau negatif.
Lalu juga ada fakta menarik juga kalau ada salah satu anggota keluarga yang meninggal, tidak merayakan Imlek minimal selama setahun karena Imlek itu identik dengan perayaan sukacita. 

 

4. Setiap Makanan Imlek Punya Makna Tersendiri

Hidangan Imlek bukan sekadar soal rasa, tapi juga simbol harapan.

Misalnya, ikan melambangkan kelimpahan, mi panjang umur berarti doa untuk umur panjang, kue keranjang melambangkan keharmonisan serta peningkatan rezeki, jeruk mandarin sebagai simbol kekayaan dan keberuntungan, dan makanan lainnya.

Setiap makanan yang disajikan di meja makan keluarga mengandung pesan positif untuk kehidupan di tahun yang baru. Oleh karena itu, makan bersama keluarga menjadi kegiatan yang wajib dilakukan saat Imlek.