Kena Second Male Lead Syndrome di Drama Korea? Ini Alasan dan 10 Tokoh dengan Kisah Paling Menyakitkan!

Second Male Lead di Drama Korea, Han Ji Pyeong hingga Gong Tae Kwang (Berbagai sumber: Soompi, Wikimedia Commons, Studi Dragon)


Pas lagi nonton Drama Korea alias drakor, enggak jarang dari kita yang justru jadi tim second male lead! Alias mendukung pemeran utama ke-2 pria dalam cerita supaya bisa bersatu dengan pemeran utama wanita. 

Sayangnya, kebanyakan dari second male lead itu justru berakhir tragis dan enggak happy ending! Alhasil penonton banyak yang terjebak dalam second male lead syndrome seperti penulis. Lantas kenapa ya second male lead syndrome ini justru biasanya berakhir menyakitkan? 
 

5 Alasan Second Male Lead Syndrome Biasanya Punya Akhir yang Menyakitkan! 

Nah, ini nih yang bikin second male lead syndrome di Drama Korea alias drakor biasanya bikin sakit hati penonton! 
 

1. Jadi Backburner alias Suka Jagain Tokoh Orang

Aku enggak masalah asalkan dia bahagia bersama yang lain! 

Second male lead di drama biasanya digambarkan sebagai tokoh yang lebih peduli dengan pemeran utama wanita di drama. Sayangnya, kebanyakan dari mereka cuma berperan sebagai backburner alias kadang-kadang cuma jagain jodoh orang. 

Ibaratnya, jagain si pemeran utama wanita supaya selamat untuk bersanding dengan pemeran utama pria pas lagi keadaan sulit. 
 

2. Lebih Effort dari Male Lead di Drama

Namanya juga backburner, second male lead di drama kalau diliat-liat effortnya justru kadang lebih besar daripada male leadnya lho

Sayangnya, kadang effort ini cuma dianggap sebagai niat baik oleh female lead di drama tersebut. Alhasil, penonton yang tau kalau mereka lebih effort ngerasa gregetan dan kasihan. 

 

3. Ketulusannya Enggak Dianggap Sebagai Simbol Cinta

Bisa dibilang, ini juga salahnya second male lead di Drama Korea! Mereka biasanya super tulus tapi enggak pernah mengungkapkan perasaannya. Alhasil, biasanya second male lead di drama bakal keduluan sama male lead deh. 

Pun, sinyal-sinyal ketulusan ini enggak dianggap sebagai cinta oleh female lead di drama. 
 

4. Jarang yang Happy Ending

Selama penulis nonton Drama Korea jarang banget second male lead yang happy ending di Drama. Biasanya, mereka bakal mengikhlaskan female leadnya bareng dengan male lead. 

Alhasil, kalau kamu pendukung second male lead garis keras bakal ngerasa ikutan sedih sama endingnya!
 

5. Beberapa Tokoh Justru Jadi Ubi di Drama

Jangankan happy ending! Beberapa tokoh second male lead justru berakhir jadi ubi alias meninggal di Drama. Saking effortnya, mereka rela mati demi tokoh utama meski cintanya enggak berbalas.