#BuyOrBye: Di Tengah Rights Issue Hingga Persaingan Merger, Saham FREN Masih Menarik Enggak Sih?

Saham FREN Masih Menarik Enggak Sih Illustration Bisnis Muda - Canva

Saham FREN Masih Menarik Enggak Sih Illustration Bisnis Muda - Canva

Setelah euforia saham emiten perbankan, sekarang kita coba lirik saham sektor telekomunikasi yuk, Be-emers! Salah satu yang menarik dibahas nih, ada saham PT Smartfren Telecom Tbk. alias FREN.

Emiten telekomunikasi Grup Sinar Mas itu dikabarkan Rights Issue pada. pekan ketiga April 2021. Dalam RUPSLB pada awal Februari 2021, disebutkan bahwa penambahan modal dengan skema rights issue tersebut bikin FREN menerbitkan 7 miliar saham seri C dengan nominal Rp100.

Dana dari hasil rights issue tersebut disebut-sebut bakal menjadi prioritas FREN dalam lelang frekuensi 2,3GHz. Seperti yang diketahui, pemerintah telah menetapkan skema lelang baru, yang mana dinilai akan menguntungkan pihak FREN selain PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).

Enggak hanya itu, FREN juga dikabarkan telah menerbitkan obligasi lho. Dilansir Bisnis, penerbitan obligasi jadi salah satu senjata pamungkas Smartfren untuk memenuhi kebutuhan operasional dan ekspansi.

Di satu sisi, FREN juga mengkonversi utangnya menjadi saham lewat hak memesan efek terlebih dahulu hasil pelaksanaan Obligasi Wajib Konversi (OWK). Adapun, selain dalam bentuk OWK, sebenarnya FREN juga rutin menerbitkan berbagai macam obligasi global sejak 2007 lho.

Lalu, gimana dengan kinerja FREN?
 

Kinerja FREN

Kalau dilihat dari sisi kinerja, perkembangan FREN sepertinya masih belum terlalu memuaskan nih, Be-emers. Bahkan, berdasarkan data Bisnis, FREN belum pernah sekalipun laba selama 10 tahun terakhir!

Bahkan, berdasarkan laporan keuangannya hingga 31 Desember 2020, FREN malah rugi bersih Rp1,52 triliun lho. Waduh!

Enggak hanya itu, utang FREN juga membengkak. Bisnis mencatat, utang FREN yang kian membengkak terjadi karena sering diatasi hanya dengan restrukturisasi.

Buktinya, hingga 31 Desember 2020, liabilitas FREN tercatat mencapai Rp26,31 triliun. Jumlah tersebut meningkat 76,45 persen dari periode yang sama di tahun 2019!

 

Kabar Merger

Ternyata, enggak hanya kinerja yang bikin FREN cukup tertekan. Para pesaingnya di ranah telekomunikasi tengah melakukan merger.

Sebut saja, rencana merger Indosat (ISAT) dan Tri yang digadang-gadang bakal jadi penekan performa FREN. Meski begitu, FREN juga dikabarkan bakal melakukan siasat yang sama.

Beberapa waktu lalu, berhembus kencang kabar soal merger FREN dengan PT Hutchison 3 Indonesia alias Tri nih, Be-emers. Bahkan, FREN sempat diketahui terlibat percakapan serius dengan Tri lho.

Sayangnya, wacana tersebut harus berakhir kolaps nih. Tri malah berpaling dan memilih menyepakati MoU negosiasi merger dengan Indosat, yang dijadwalkan pada 30 April 2021!

Meski begitu, pihak FREN sih mengaku siap dan membuka peluang kalau ada yang ingin mengajak kerjasama. Adapun, dalam waktu dekat, FREN berencana bakal menggencarkan penguatan kecepatan akses untuk kawasan Jabodetabek.

 
Emiten Total Aset 
31 Desember 2020
PER Harga Saham
27 April 2021
FREN Rp38,68 triliun -14.17x Rp82 [0%]
ISAT Rp62,7 triliun -48.90x Rp6.450 [-1,53%]
Sumber: RTI Business

 
Pertanyaan 1 dari 1

Sejauh ini, kamu masih tertarik buat BUY atau mending BYE saham FREN aja?

Card image cap