Membangun branding produk lewat Instagram (Sumber gambar: Instagram/@Satinese.id)
Like
Be-emers, di era yang serba digital ini pastinya bikin kita lebih mudah terhubung antara satu sama lain. Salah satu yang membuat kita terhubung adalah sosial media yang diakses secara online.
Faktanya, di antara kita memiliki lebih dari satu akun di berbagai platform seperti Instagram, Facebook, Tiktok, X dan platform digital lainnya.
Contohnya saja di Instagram, ada yang punya dua akun, satu akun digunakan sebagai akun utama dan yang satunya lagi, atau yang biasa disebut second account, digunakan sebagai tempat untuk mengekspresikan diri, lebih-lebih bagi para Gen Z.
Menurut data dari dataindonesia.id, pada bulan Oktober 2025, Indonesia menempati nomor urut 4 pengguna Instagram terbanyak di dunia yang jumlahnya mencapai 107,6 juta pengguna. Banyak juga ya Be-emers.
Kira-kira apa aja sih yang kamu lakukan di instagram? Sekadar scrolling untuk mendapatkan hiburan, update kehidupan, atau buat bangun personal branding?
Tapi Be-emers, bagi kamu yang memiliki usaha, sosial media khususnya Instagram adalah media wajib yang harus dimiliki untuk memperkenalkan produkmu dengan jangkauan yang lebih luas.
Nah, sudah maksimalkah kamu dalam memanfaatkan sosial media ini buat bisnismu? Sini penulis spill khusus buat Be-emers, tips membangun branding produk di Instagram.
3 Tips Membangun Branding Produk Lewat Instagram
Penulis akan menilik contoh akun Instagram milik Satinese, produk fesyen yang menawarkan accessible luxury dari Indonesia. Inilah tiga poin yang bisa kalian simak satu persatu.
1. Sesuaikan Formatnya

Menyesuaikan konten dengan format instagram (Sumber gambar: Screenshoot Instagram @Satinese.id)
Selanjutnya format Story bisa diguankan sebagai testimoni dari konsumen, meskipun akan hilang dalam 24 jam, Story masih dapat diunggah sebagai Sorotan di halaman profil.
2. Perhatikan Isi Kontenmu

Sorotan Instagram (Sumber gambar: Screenshoot Instagram @satinese.id)
a. Konsisten terhadap konsep brand
Jika produkmu memiliki nuansa khusus, maka konsistenlah dalam mengunggah konten dengan nuansa yang sama atau mirip. Contohnya produkmu punya ciri khas warna maroon di di logo. Maka sebisa mungkin tetap konsisten upload di Feeds, Story atau Reels sesuai warna khas dari produkmu.Selain warna, penting juga untuk konsisten dalam penggunaan font dan logo. Jangan tiba-tiba font konten berubah-ubah dari Comic Sans ke Gothic ya, Be-emers.
b. Unggah foto produk yang proper di feeds.
Feeds dapat kita gunakan sebagai katalog produk. Maka mengunggah foto yang proper sangat disarankan.Foto yang diunggah bisa berupa foto produk yang digunakan oleh model (khususnya untuk profuk fesyen), foto ini akan memberikan gambaran produkmu jika sedang dikenakan. Bisa juga mengunggah foto produk tanpa model dan dibuat semenarik mungkin sesuai konsep produk.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.