Seni Tari Ballet dan Seni Opera (Sumber: Freepik.com dan Canva)
Be-emers, belum lama ini, aktor dari Hollywood terkenal, Timothée Chalamet bikin statement yang bikin geger dunia seni nih!
Saat hadir dalam sesi diskusi bersama Matthew McConaughey di acara Variety dan CNN Town Hall pada Februari lalu, Timothée membicarakan soal pilihan karier dan perubahan cara audiens menikmati hiburan.
Di tengah obrolan itu, Timothée justru melontarkan komentar yang memunculkan komentar dari internet, karena dirinya tidak ingin bekerja di dunia ballet atau opera karena merasa banyak orang sudah tidak terlalu peduli dengan seni tersebut lagi.
Pernyataan tersebut langsung memicu kritik dari berbagai pihak, mulai dari penari ballet, penyanyi opera, institusi seni, hingga sesama aktor. Banyak yang menilai komentar itu terlalu menyederhanakan makna dari seni pertunjukan klasik yang sudah hidup selama ratusan tahun.
Seni Klasik, Bagaimana Eksistensinya di Era Digital?
Bahkan, beberapa pihak menyebut ballet dan opera justru menawarkan koneksi emosional yang tidak bisa digantikan oleh hiburan digital apapun.Kalau dipikir-pikir, reaksi keras ini cukup masuk akal. Ballet dan opera bukan sekadar pertunjukan tua yang hidup karena nostalgia. Keduanya adalah bagian penting dari warisan budaya dunia.
Opera sendiri lahir di Italia pada abad ke-16 dan berkembang menjadi pertunjukan musikal panggung yang menggabungkan kostum, tata panggung, akting, dan vokal klasik penuh emosi.
ALLMEIRA RAISSA HARTOMO
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.