Be-emers, kemarin pagi rekan kerja penulis baru berangkat setelah dua hari tidak masuk sekolah karena sakit.
Usut punya usut, ternyata dia sakit karena baru saja angkat barbel. Yang ini membuat penulis yang sedang menulis atau membuat artikel dari balik rak-rak buku senyam-senyum sendiri.
Sedangkan rekan kerja senior, perempuan, yang hampir pensiun itu terus dihabiskan jadi bulan-bulanan rekan kerja yang lebih muda karena sakit akibat angkat barbel.
Bulan-bulanan pun berlanjut. Tapi dari situ penulis jadi dapat banyak ilmu. Mulai dari pentingnya olahraga, pemanasan sebelum olahraga, hingga nutrisi setelah berolahraga.
Lantas, sebenarnya bayar member gym itu mahal atau tidak? Berikut adalah 5 pertimbangan yang bisa Be-emers simak:
Member Gym Mahal? Simak 5 Pertimbangan Ini Sebelum Mulai Olahraga
Berikut adalah pertimbangan sebelum kamu memutuskan untuk ambil membership gym yang bisa kamu terapkan:
1. Investasi Kesehatan vs Biaya Pengobatan
Ada istilah mengatakan “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Dan memang begitu adanya. Jika kemarin penulis sakit, dirawat di Rumah Sakit (RS) selama tiga hari, tidak bayar apapun karena asuransi. Tetapi selama tiga hari itu, penulis bayar:
- Upah penjaga pasien, sekitar Rp280.000.
- Biaya makan dan akomodasi tambahan selama di RS.
- Biaya pengasuh anak di rumah selama penulis di RS.
- Total pengeluaran bisa mencapai Rp700.000 atau lebih.
Maka dengan ikut member gym sebesar 100 hingga 170 tetapi bisa dikatakan sebagai usaha pencegahan, maka itu bisa dikatakan lebih murah.
2. Efisiensi Waktu dan Fokus
Dengan latihan di rumah, kita harus cari materi, latihan, dan mungkin ada hambatan karena diganggu anggota keluarga. Yang jika diuangkan, ini merupakan inefisiensi.
Namun jika kita fokus berangkat ke gym yang di situ telah tersedia berbagai alat di satu tempat, kita yang sangat menghargai waktu, 45 menit di gym akan jadi lebih efisien
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.