Setahun Praba Living: Kolaborasi Dua Wanita Bikin Bisnis Furnitur Jalan Terus

Sofa pastel dari Praba Living/sumber instagram @praba.living

Sofa pastel dari Praba Living/sumber instagram @praba.living

Berbisnis pribadi seakan memiliki banyak keuntungan. Mulai dari pembagian laba yang tidak terbagi sampai dengan tidak adanya permasalahan dalam hal ide dan sebagainya.

Namun, dalam berbisnis pribadi, seseorang harus memiliki modal sendiri sehingga kekuatan itu ada pada satu kaki.
 
Berbeda halnya dengan berkolaborasi dalam bisnis. Positifnya berbisnis dengan cara berkolaborasi ini, yaitu rencana kegiatan bisnis bisa dibicarakan berdua atau lebih. Ide yang datang dari banyaknya kolaborator akan menambah pemikiran akan kegiatan, strategi dalam berbisnis.

Meskipun kadang ada perbedaan pendapat seperti yang rasakan oleh kak Anisa Sirman dan Dinda Muchtar, bisnis furnitur Praba.
 
Lewat Praba, perbedaan pendapat itu tidak menjadikan kak Anisa dan kak Dinda berselisih paham terus. Pasti ada benang merah yang bisa diambil keduanya agar bisnis furnitur Praba ini tetap berjalan dan berkembang.
 

Cuan Melalui Kolaborasi Dua Orang yang Berbeda

Perusahaan besar di Indonesia bukan milik seorang saja. Ada banyak penanam modal di sana. Biasanya, ada rapat yang akan mempertemukan pemilik saham itu untuk membicarakan kelanjutan perusahaan. Hal ini juga yang dilakukan oleh kak Anisa dan kak Dinda ketika menerima permintaan dari pelanggan.
 
Pembicaraan ini akan membahas semua hal yang diinginkan pelanggan seperti model, material, bahan, dan lain sebagainya. Kolaborasi antara kak Anisa dan kak Dinda ini akan memberikan hasil yang memuaskan karena telah memberikan idenya masing-masing.
 
Selain ide, kolaborasi dalam bentuk pemasaran barang akan sangat mendukung target penjualan. Mungkin dari satu orang, ada peluang untuk mempromosikan barang atau furnitur ke kolega, keluarga, dan orang di sekitar.

Yakin deh, kolaborasi yang baik antar pebisnis ini akan sangat menguntungkan bila dijalankan dengan prinsip saling menerima, bukan untuk menjatuhkan.