Dari Bidang yang Berbeda Justru Saling Melengkapi
Dua wanita pekerja kantoran yang terbilang cukup mapan ini kemudian dipertemukan di beberapa kegiatan. Utamanya kegiatan sekolah anak. “Sering ketemu, kami juga suka brainstorming ide,” kata Anisa di sesi Youngpreneur Talk beberapa waktu lalu.Dari pertemuan itu munculkan ide untuk membangun binis di bidang furniture. “Kami ini kan orang rumahan, jadi ingin hadirkan produk yang memberikan kenyamanan lebih untuk ruang di rumah, jadi lahirlah Praba,” cetusnya.
Praba Living lahir, keduanyapun bertekad untuk mengejar mimpi bersama. Yaitu membesarkan brand Praba Living.
Dalam perjalanannya memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Lika-liku bisnis dilalui bersama. “Kami itu bener-bener harus blusukan untuk cari bahan yang memang berkualitas,” sambung Dinda.
Anisa menguraikan, perjalanan Praba Living memang bisa dibilang cepat. Dalam waktu sekitar 1 tahun sudah naik daun dan konsisten dalam penjualan.
“Bekal dari kerja sebelumnya (kerja kantoran.red). Kami belajar agar bisa seefisien mungkin melakukan pekerjaan. Apalagi Dinda ini orangnya terstruktur, rapi kerjanya,” sebutnya.
Anisa menegaskan bahwa kerja keras tentu diperlukan. Selain itu adalah semangat dalam mencapai visi bersama. “Kami juga selalu mencoba untuk tidak berhenti berinovasi,” tutupnya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
HENDRIK MUCHLISON
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.