Analisis Kekuatan Eksternal Bisnis dengan PESTEL Framework

PESTEL Analysis Illustration Web Bisnis Muda - Canva

PESTEL Analysis Illustration Web Bisnis Muda - Canva


Dalam dunia bisnis, tantangan dan ancaman untuk brand atau perusahaan yang kamu bangun merupakan hal mutlak, Be-emers. Untuk itu, sebagai pelaku bisnis, kamu harus bisa mengidentifikasi apa saja tantangan dan ancaman serta peluang untuk bisnismu.

Nah, kamu bisa menggunakan PESTEL Framework untuk memudahkanmu dalam menganalisis, Be-emers! Kira-kira, kamu sudah tau belum soal PESTEL Framework ini?

PESTEL sendiri merupakan akronim untuk tools yang digunakan dalam mengidentifikasi kekuatan makro atau eksternal yang dihadapi suatu perusahaan atau organisasi. PESTEL merupakan singkatan dari Politics, Economy, Social, Technology, Environment, dan Legal.

Dalam berbisnis, khususnya pemasaran, sangat penting untuk melakukan analisis situasional sebelum mengimplementasikan berbagai jenis strategi dan rencana taktis lainnya.

Analisis menggunakan PESTEL bisa dilakukan secara rutin lho, Be-emers. Misalnya, selama 6 bulan sekali agar lebih efektif mengidentifikasi perubahan lingkungan makro. Jika perusahaanmu berhasil memantau dan merespon tersebut, maka bisa tercipta keunggulan kompetitif.


Lalu, apa saja penjelasan dari setiap elemen PESTEL Framework?
 

Politics

Hal ini menentukan sejauh mana kebijakan politik pemerintah dapat berdampak pada keberlangsungan bisnis dan perusahaan, atau bahkan industri tertentu. Elemen ini mencakup kebijakan dan stabilitas politik, kebijakan perdagangan, kebijakan fiskal, hingga perpajakan.
 

Economy

Faktor ini berdampak pada ekonomi dan juga kinerjanya, yang akan berdampak langsung pada perusahaan serta profitabilitasnya. Faktor-faktor tersebut meliputi tingkat suku bunga, tingkat lapangan pekerjaan, tingkat pengangguran, biaya bahan baku, dan juga nilai tukar mata uang asing.
 

Social

Nah, elemen yang satu ini berfokus pada lingkungan sosial dan mengidentifikasi tren yang muncul. Hal ini akan membantu pihak marketing suatu perusahaan untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan para konsumen mereka.

Faktor-faktor yang terkait adalah perubahan demografi, tingkat pendidikan, tren budaya, lingkungan keluarga, perubahan sikap, hingga perubahan gaya hidup.
 

Technology

Elemen ini mempertimbangkan tingkat inovasi dan perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi pasar atau industri. Faktor yang mempengaruhi antara lain yaitu perubahan teknologi digital dan seluler, otomatisasi, penelitian, dan pengembangan.

Selain itu, seringkali terdapat kecenderungan untuk fokus hanya pada perkembangan teknologi digital, padahal perusahaan juga harus mempertimbangkan metode distribusi, manufaktur, dan logistik yang baru.
 

Environment

Elemen environment atau lingkungan berkaitan dengan pengaruh lingkungan sekitar dan dampak aspek ekologis. Dengan semakin pentingnya CSR (Corporate Social Responsibility), elemen satu ini menjadi semakin penting.

Faktor-faktornya meliputi iklim, prosedur daur ulang, jejak karbon, pembuangan limbah, dan aktivitas yang mendukung keberlanjutan lingkungan lainnya.
 

Legal

Legal atau hukum merupakan elemen yang mendorong sebuah perusahaan untuk memahami apa yang legal dan diperbolehkan dalam wilayah atau tempat beroperasinya. Perusahaan harus tau setiap perubahan dalam undang-undang dan apa dampaknya bagi bisnis.

Hal-hal yang termasuk dalam elemen ini antara lain undang-undang ketenagakerjaan, hukum konsumen, kesehatan dan keselamatan, peraturan dan pembatasan internasional, serta undang-undang perdagangan.

Elemen politik memang bersilangan dengan elemen hukum, namun perbedaan utamanya adalah bahwa faktor politik dipimpin oleh kebijakan pemerintah, sedangkan faktor hukum harus dipatuhi.

Setelah pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa analisis PESTEL membantu suatu perusahaan atau bisnis dalam mengidentifikasi kekuatan eksternal yang dapat mempengaruhi pasar mereka.

Selain itu, analisis ini dapat menjelaskan bagaimana elemen-elemen tersebut dapat mempengaruhi bisnis secara langsung. Biasanya, hasil analisis PESTEL dapat digunakan untuk mengisi matriks peluang dan ancaman pada analisis SWOT.

Baca Juga: McKinsey 7s Framework untuk Menganalisa Kekuatan Internal Bisnismu