5 Strategi Kelola Keuangan Pribadi di Kala Konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran

5 Strategi Kelola Keuangan Pribadi di Kala Konflik Amerika Serikat-Israel Versus Iran. Sumber Gambar Adobe Express

Like
Be-emers, eskalasi konflik antara Amerika-Israel melawan Iran di awal tahun 2026 ini telah menciptakan guncangan hebat, tidak hanya di dunia yang sesungguhnya, tetapi juga dunia keuangan kita sebagai individu.
 
Ini terkait dengan kenaikan harga-harga ya Be-emers. Diawali dengan, mungkin harga minyak dunia, yang berimbas pada harga bahan pokok.

Rasa cemas di diri penulis tentu ada, meski rasa ‘legowo’ juga ada. Bagaimana pun dunia ini pasti berubah, konflik itu ada, dan kita harus siap menghadapi apapun yang akan terjadi.
 

5 Strategi Kelola Keuangan Pribadi di Kala Konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran

Berikut adalah strategi kelola keuangan pribadi di kala konflik antara Amerika Serika-Israel vs Iran: 
 

1. Aplikasi Keuangan

Hehe…ini sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh penulis. Baik, penulis tahu teorinya, ini bagus untuk tracking dan mengontrol pengeluaran. Tetapi, 1) penulis tidak suka pasang banyak aplikasi di gawai, 2) penulis lebih suka metode sederhana, yaitu pos besar. Ini listrik, ini konsumsi, dan ini bahan bakar.
 
Tetapi Be-emers pengeluaran ‘siluman’ itu sulit menghitung jumlahnya ketika tidak dicatat. Jadi, penulis akhirnya memutuskan untuk memasang aplikasi.
 
Dengan ini, penulis bisa menghitung dan mengalokasikan pengeluaran ‘siluman’ dan mengurangi pos lain untuk menutup pengeluaran ‘siluman’ tersebut.

Apalagi kemungkinan harga barang-barang yang naik, jadi memang harus sedikit lebih disiplin lagi kan?

Baca Juga: Menabung, Investasi, dan Dana Darurat: Mana yang Harus Diprioritaskan?
 

2. Eksplore untuk Penghasilan Tambahan 

Eksplore ini sering dilakukan penulis, tetapi jadi lebih intens saat ini.
 
Antara lain dengan cara penulis sering diskusi dengan Artificial Intelligence (AI), mengemukakan hobi dan (sedikit) keahlian penulis, aset-aset yang dimiliki penulis, lalu kemungkin pekerjaan tambahan apa yang bisa menghasilkan penghasilan tambahan.
 
Lumayan, dapat insight. Satu atau dua sedang dirintis, Be-emers gimana?
 

3. Tingkatkan Ilmu

Lepas dari konflik Amerika Serikat -Israel versus Iran, kemarin penulis berdiskusi dengan teman, bahwa yang membedakan orang yang satu dengan yang lain adalah pendewasaan dan ilmu. 
 
Misalnya, ada orang yang pandai sekali secara akademis, tetapi kurang bisa mengendalikan kata-kata karena kurang ilmu komunikasi atau karena kurang pengalaman dan pendewasaan.

Padahal, kata-kata itu berbanding lurus dengan relasi, relasi itu berbanding lurus dengan membangun kerja sama atau bisnis atau tolong-menolong atau hal baik lain, dan ini berarti berbanding lurus juga dengan keuangan atau materi lain, ya kan Be-emers?
 
Barangkali ada manfaatnya terus meningkatkan berbagai ilmu di situasi konflik ini.