3 Poin Memilih OOTD Sesuai Budget Fashion Busana Muslimah, Sumber Gambar: Editing Pribadi
Like
Betapa banyak orang yang tidak bisa bangun, terutama tidak bisa bangun pagi. Kalah dengan kokok ayam jantan tetangga yang selalu bisa bangun pagi. Padahal dia tidak pernah menggunakan alarm HP.
Setiap hari sebenarnya menyajikan hal-hal yang berbeda. Bagi seorang abdi negara misalnya, setiap Senin pagi, biasanya dia wajib apel jam 8. Tidak mungkin bukan apel pagi, tetapi waktunya jam 12 siang?
Rutinitas apel semacam itu memang sudah sering. Namun, pastilah ada hal yang berbeda di setiap apelnya. Mungkin suatu hari dia jadi pemimpin upacara.
Mungkin pada hari lain, sebagai petugas pembawa map Pancasila. Atau mungkin pula tidak lagi suka apel pagi, sukanya jeruk atau bahkan durian.
Nah, ketika mendapati bahwa setiap hari itu berbeda, maka suasana hati juga berbeda-beda. Hari ini mungkin Be-emers sedih. Besoknya, merasa bahagia. Lusa, sedih lagi. Besok setelah lusa, bahagia lagi. Begitu seterusnya.
Hidup ini memang ibarat roda pedati. Kadang di atas, kadang di bawah, kadang rodanya menginjak kotoran sapi di depannya. Dan, yang namanya sapi, buang kotoran sembarangan sudah biasa baginya. Tanpa harus kita perintah, dia akan buang kotorannya sendiri, kok.
Ketika menghadapi hari-hari yang berbeda tersebut, apakah penampilan kita juga selalu akan sama? Oh, tentu tidak. Kita maunya ada variasi juga dalam penampilan. Hari Senin mungkin kita mengenakan pakaian berwarna kuning.
Pada hari Selasa, mungkin merah. Rabu, mungkin biru. Nah, pada hari H, pakaiannya adalah putih. Pertanyaannya, hari H ini sebenarnya hari apa, ya? Henin, Helasa, atau Hamis? Ikan kali, hamis.
Apakah Tampil Stylist Setiap Hari Harus Konsumtif?
Termasuk dalam urusan berpakaian ini. Be-emers tentu ingin tampil stylist. Penampilan yang tidak norak, kuno, atau bahkan bikin malu.
Lalu, apakah ketika ingin tampil begitu, harus memakan biaya? Sementara bukankah kita biasanya makan nasi, bukan makan biaya?
Ini dia tantangannya. Bukan tantangan uji nyali di tempat sepi, saat kita melambaikan tangan ke kamera, lalu kru kamera balas melambai. Bukan itu.
Tantangannya adalah bagaimana cara Be-emers agar tetap modis, tetapi tanpa mengganggu keuangan, apalagi pos tabungan, yang pastinya tabungan itu tidak diletakkan di pos ronda.
Tampil stylist dalam tulisan ini lebih fokusnya adalah ke fashion busana muslimah. Jangan selalu mengira bahwa busana muslimah itu cuma sebatas mukena yang warnanya cuma putih. Tetap bisa tampil stylist, kok, dengan variasi tertentu, tetapi masih dalam koridor syar'i.
Brand yang cocok untuk tampil begitu adalah Womenwear. Dalam urusan OOTD alias Outfit Of The Day, Womenwear dapat Be-emers jadikan referensi yang valid.
3 Poin Pertimbangan dalam Mengelola OOTD Busana Harian
Poin pertama, ini jelas poin, bukan sangkut pautnya dengan main catur karena itu namanya pion, adalah memilih brand yang tepat untuk busana muslimah sebagai OOTD yang menarik, tetapi tetap nyaman dipakai.
Brand seperti Womenwear dapat menjadi rekomendasi yang bagus bagi Be-emers untuk outfit harian. Silakan lihat saja di Instagram Womenwear, selalu ada postingan yang up to date tentang koleksi-koleksinya.
Kalau sembarang memilih brand, apalagi brand yang tidak jelas, jangan sampai kita menyesal tujuh turunan. Maksudnya, menyesal ketika melewati tujuh jalan turunan. Kalau itu ada yang landai, ada yang curam.
Poin kedua yang perlu jadi pertimbangan dalam OOTD atau pakaian harian adalah apakah bisa dipadupadankan dengan minimal 3 baju yang lain di lemari?
Memadupadankan pakaian memang menjadi suatu seni dan suatu kreativitas yang kreatif. Wah, bagaimana ini kalimatnya? Bagi seorang perempuan, memilih pakaian sebelum ke luar rumah kadang menghabiskan waktu yang cukup lama.
Apalagi bagi suaminya, mungkin sering tidak sabar menunggu istri tercintanya berdandan. Wah, menunggu setengah jam rasanya kok 30 menit, ya?
Atau malah sebaliknya. Istri sudah hampir selesai berdandan, suaminya masih santai-santai saja. Mungkin dia baca koran, baca komik dengan judul "Si Juki" sambil berkerut keningnya. Ketika ditanya istrinya, cerita apa itu, jawaban suaminya, "Yo, ndak tahu, kok tanya saya? Hem."
Namun, rupanya, saat istrinya sudah benar-benar siap, si suami tersebut secepat kilat siap dengan penampilannya. Tidak perlu makan waktu lama, apalagi sampai makan jam dindingnya. Kurang kerjaan banget, lah.
Pernah mengalami yang begitu Be-emers yang sudah menikah? Perempuan bisa berdandan lama sekali, mungkin hampir seabad. Setelah bolak-balik mengambil pakaian, eh, dibilang, "Duh, nggak ada baju yang cocok!"
Wah, wah, wah! Padahal, yang diperlukan adalah padu padan itu tadi. Koleksi Womenwear yang terlihat menarik di katalog Instagramnya dapat menjadi variatif dengan busana yang lain atau sesama koleksi Womenwear.
Setelah poin pertama dan kedua, maka poin ketujuhnya, ih, jauh banget lompatnya. Pada poin ketiga ini, mari Be-emers, kita gunakan logika matematika sederhana.
Lebih baik Be-emers membeli satu produk busana muslimah Womenwear yang mungkin harganya Rp500.000, tetapi bisa awet 3 tahun atau beli sembarang produk busana muslimah yang harganya jauh lebih rendah, tetapi mudah rusak dalam 3 bulan dan 2 bintang? Wah, apa maksudnya ini, pakai bintang?
Ini yang lebih hemat secara jangka panjang. Saya pernah membaca yang seperti ini kalau tidak salah di buku Berpikir dan Berjiwa Besar yang ditulis oleh David J. Schwartz. Buku itu sering saya baca waktu masih bergabung di MLM produk suplemen dari China.
Dalam buku itu, disebutkan beli barang dengan harga dua kali lipat, tetapi beli setengahnya, daripada beli harga satu, tetapi jadinya dua. Kira-kira begitu, lah.
Intinya, kita punya barang dengan harga lebih mahal, tetapi kuantitasnya tidak terlalu banyak, lebih baik daripada harganya lebih murah, meskipun lebih banyak barangnya.
Kalau kita punya barang dengan harga lebih tinggi, maka kemungkinan awetnya lebih lama. Sedangkan barang dengan harga yang murah, bahkan sangat murah, seringnya dengan kualitas yang ecek-ecek. Sudah ecek-ecek, nggak ada ojek.
Lanjut tentang budget dalam memilih OOTD sehari-hari, manfaatkan promo-promo khusus. Misalnya, Womenwear yang lalu memberikan penawaran menarik dan istimewa saat momen Hari Kartini.
Dapat juga pantengin, wuih bahasanya, saat Womenwear mengadakan live. Bisa jadi, ada promo khusus atau diskon spesial yang hanya muncul ketika live. Lumayan menghemat budget bukan? Bisa mendapatkan outfit berkualitas, dengan harga lebih pantas.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.