Fenomena El Nino (Sumber: Freepik.com dan Canva)
Be-emers, belakangan ini banyak yang mulai merasa cuaca makin panas dari biasanya. Tanaman lebih cepat kering, mudah layu, dan hasil panen petani jadi lebih sulit untuk diprediksi.
Kondisi ini bukan hanya perubahan musim biasa, tapi juga dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang datang bersamaan dengan masa pancaroba.
Sebagai salah satu negara tropis, hampir seluruh sektor di Indonesia bergantung pada musim dan cuaca, terutama sektor pangan dan pertanian yang sangat membutuhkan ketersediaan air untuk hasil panen yang maksimal.
Dampaknya juga terasa pada komoditas utama yang dibutuhkan masyarakat, seperti padi dan jagung.
Kedua pangan ini butuh suplai air yang cukup, jadi ketika curah hujannya menurun atau sumber air terbatas, mereka tidak bisa berkembang secara optimal dan bisa berujung pada kegagalan panen.
Tidak hanya berdampak pada hasil produksi, tapi juga langsung memukul kondisi ekonomi petani. Penurunan hasil panen ini berdampak pada pendapatan petani yang juga menurun, sementara biaya produksi yang dikeluarkan belum tentu bisa kembali.
Jika kekeringan terjadi setelah masa tanam, risiko gagal panen akan semakin besar dan kerugian tidak bisa dihindari.
Di tengah cuaca yang makin tidak bisa ditebak, kemampuan untuk beradaptasi juga diperlukan. Salah satu langkah dasar yang bisa dilakukan adalah dengan memperkuat komunikasi antara petani dan penyuluh pertanian untuk informasi soal kondisi cuaca, waktu tanam, sampai pilihan varietas yang lebih tahan kekeringan karena sangat menentukan ketika di lapangan agar petani bisa mengambil keputusan yang lebih tepat.
Di sisi lain, perkembangan teknologi pertanian juga mulai memberikan solusi, seperti sistem irigasi hemat air yang bisa membantu petani bertahan di tengah keterbatasan air.
Selain itu, ada pengembangan benih yang lebih tahan kekeringan supaya hasil panen tetap terjaga dan informasi cuaca mudah untuk diakses secara langsung, jadi bisa membantu petani lebih siap untuk menghadapi perubahan kondisi di lapangan.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.