Dokumentasi oleh para astronaut Artemis II (Sumber: NASA dan Canva)
Be-emers, pernah kebayang nggak sih gimana rasanya pergi ke Bulan,
Eitss… tapi bukan buat liburan, lho!
Pada 1 April 2026, NASA resmi meluncurkan misi Artemis II, sebuah perjalanan berawak pertama menuju Bulan sejak era Apollo berakhir di tahun 1972.
Dan setelah puluhan tahun manusia cuma bisa lihat Bulan dari Bumi, sekarang kita bisa melihat dokumentasi sisi Bulan yang tidak pernah kita lihat sebelumnya.
Tapi, ternyata Artemis II bukan misi buat mendarat di Bulan!
Misi ini cuma numpang lewat alias mengitari Bulan tanpa masuk orbit. Walaupun kedengarannya kayak cuma lewat saja, justru di sinilah tantangannya. Artemis II jadi ajang uji coba buat memastikan teknologi dan sistem penerbangan generasi terbaru benar-benar aman sebelum manusia nantinya kembali mendarat di Bulan lewat misi berikutnya.
Misi ini membawa empat astronaut, yaitu Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, Christina Koch, dan Jeremy Hansen sebagai mission specialist. Mereka terbang menggunakan kapsul Orion bernama “Integrity” selama kurang lebih 10 hari perjalanan.
Kebayang nggak sih, 10 hari di luar angkasa tanpa bisa buka jendela dan menghirup udara segar?
Fakta Menarik Soal Artemis II
Nah, di balik seriusnya misi ini, ternyata ada banyak fakta menarik nih!
1. Astronaut juga butuh comfort food
Kalau kamu kira makanan astronaut cuma pasta hambar dalam tube kayak di film-film lama, ternyata realitanya nggak gitu lho!Dalam misi Artemis II, ada sekitar 189 menu makanan yang bisa dipilih para kru. Mulai dari tortilla, barbeque beef brisket, macaroni and cheese, cookies, sampai cokelat.
Lucunya, tortilla jadi salah satu makanan favorit astronaut karena lebih praktis dibanding roti yang gampang ninggalin remahan. Soalnya di gravitasi nol, remahan kecil bisa beterbangan ke mana-mana dan bisa mengganggu alat di pesawat.
2. Ada momen hilang sinyal total
Salah satu fase paling menegangkan terjadi saat kapsul berada di sisi jauh Bulan. Di titik ini, komunikasi dengan Bumi bakal terputus sementara karena posisi Bulan menghalangi sinyal.Coba bayangin, lagi sejauh itu dari rumah, terus sinyal hilang. Nggak ada WiFi. Nggak ada chat. Kamu merasakan kesunyian total dan gelap tanpa batas yang pernah kamu rasakan dalam hidupmu.
Walaupun kondisi ini memang sudah diprediksi sejak awal, tetap aja jadi salah satu momen paling krusial selama misi berlangsung. Tapi justru di fase inilah para astronaut bisa melihat sisi Bulan yang jarang banget terlihat manusia dari Bumi.
3. Playlist lagu ikut dibawa ke luar angkasa
Yup! astronaut juga manusia yang butuh lagu agar bisa bersantai sebentar selama di luar angkasa.Di tengah tekanan misi dan suasana luar angkasa yang super sepi, musik jadi salah satu cara buat menjaga mood tetap stabil. Para kru biasanya membawa playlist favorit masing-masing untuk menemani perjalanan panjang mereka.
Jadi kebayang nggak sih, di tengah gelapnya luar angkasa sambil lihat Bulan dari dekat… terus ada lagu favorit muter di headset kamu? Pasti bakal cinematic banget!
4. Kru Artemis II bikin sejarah baru
Artemis II bukan cuma soal teknologi canggih, tapi juga tentang representasi. Misi ini menghadirkan kru yang lebih beragam dibanding era eksplorasi luar angkasa dulu.Christina Koch menjadi perempuan pertama yang ikut misi memutari Bulan, Jeremy Hansen jadi astronaut internasional pertama yang ikut perjalanan ini, lalu ada Victor Glover yang menjadi orang berwarna pertama yang terbang ke Bulan.
Ini jadi tanda kalau eksplorasi luar angkasa sekarang makin terbuka buat banyak orang dari berbagai latar belakang.
ALLMEIRA RAISSA HARTOMO
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.