5 Tips Memilih Sunscreen Terbaik untuk Melindungi Wajah dari Penuaan Dini 

5 Tips Memilih Masker Anti UV Terbaik untuk Melindungi Wajah dari Penuaan Dini. Sumber Gambar Adobe Express

Be-emers, dampak dari sinar Ultraviolet (UV) memang merugikan. Sinar UV yang berlebihan diketahui dapat membuat kulit terbakar (sunburn), kemerahan, kerusakan DNA sel, dan muncul tanda-tanda penuaan dini seperti flek hitam, kerutan, dan kulit kendur. 
 
Meskipun physical dan chemical sunscreen bisa jadi pilihan, terkadang keduanya memiliki kendala seperti efek white cast dan membuat riasan menjadi luntur dan kurang rapi.

Kini bisa mengkombinasikannya dengan masker anti UV.
 
Tapi jangan salah pilih! Berikut 5 tips memilih masker anti UV biar kulit tetap terlindungi secara maksimal.
 

5 Tips Memilih Sunscreen Terbaik untuk Melindungi Wajah dari Penuaan Dini 

Berikut adalah tips memilih asket anti UV terbaik untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari: 
 

1. Pilih Merek yang Kredibel 

Cara paling mudah untuk menghindari masker anti UV palsu adalah dengan membeli dari merek dan toko yang kredibel.

Merek-merek khusus perlengkapan olahraga atau outdoor bisa jadi pilihan dan bisa lebih dipercaya karena mereka mempertaruhkan reputasi mutu dan sertifikasi produknya. Pastikan juga Be-emers membeli di toko resmi, baik offline maupun online.
 
Untuk menghindari membeli masker anti UV yang palsu, Be-emers bisa beli masker dengan merek-merek dan dari toko-toko online atau offline yang sudah dikenal kredibilitasnya. 
 
Memilih merek dari toko khusus perlengkapan olahraga atau outdoor juga bisa jadi pilihan. Karena mereka mempertaruhkan reputasi pada mutu dan sertifikasi produknya.
 

2. Perhatikan Label UPF dan Sertifikasi Internasional

Sama seperti sunscreen yang memiliki Sun Protection Factor (SPF), masker anti UV juga memiliki standar yaitu Ultraviolet Protection Factor (UPF).
 
Label UPF 40 atau 50+: dengan mencantumkan label Ultraviolet Protection Factor (UPF) minimal 40 atau 50+, masker mampu memblokir hingga 98% sinar UV.
 
Sertifikasi standar tekstil anti UV: misalnya ASTM D6603 dari Amerika Serikat untuk tekstil anti UV; AS/NZS 4399 dari Australia; EN 13758-1 dari Uni Eropa; dan SGS atau TUV Rheinland dari lembaga pengujian dari pihak ketiga.
 

3. Pilih Desain Ergonomis dan Nyaman

Cakupan maksimal: yaitu desain masker yang menutupi hingga bawah mata, dekat telinga, dan jika tidak berjilbab bisa pilih yang menutup bagian leher.
 
Kenyamanan bernapas: pilih yang didesain memiliki sirkulasi udara agar bisa bernafas, tidak panas, dan tidak menimbulkan jerawat.