Jangan Asal Fomo! 5 Cara Memilih Sepatu Padel Biar Rally Mulus

Trik memilih sepatu padel [Freepik]


Asyik, sudah aktif nih ke court. Itu sepatu berapaan? Murah 3 jutaan, celetuk temanku dengan santai.
Temanku itu selalu menggunakannya dengan bangga, walaupun sepanjang pemahaman saya itu bukan sepatu padel. Baru 2 bulan pemakaian; benar saja. Yang dia beli ternyata running shoes. Dia termakan godaan SPG sepatu yang dinyana enggak paham tren olahraga.

Walau tidak ikut main, saya banyak mendengar cerita. Sepatu padel itu berbeda. Salah pilih efeknya fatal: sering terpeleset halus, kewalahan kejar bola, dan ragu saat harus bergerak dinamis.

Padahal, padel adalah jenis olahraga dengan gerakan intens dan kerap membutuhkan perubahan arah mendadak.


Panduan Memilih Sepatu Padel Agar Permainan Lancar

Sepatu yang salah bukan hanya mengganggu performa, tapi juga membuat kamu terlihat “kurang nyaman diajak main”. Begini cara pilihnya!


1. Pilih Sepatu yang Stabil

Berbeda dengan sepatu lari, padel membutuhkan gerakan lateral dinamis. Karena itu, empuk tak cukup. Kamu perlu sepatu yang stabil dan responsif.

Lakukan riset sebelum beli ke toko, kamu juga bisa meminta testimoni pada teman yang sudah lebih dulu terjun ke lapangan padel. Jangan sampai menyesali harga mahal yang sudah terlanjur dikeluarkan.


2. Perhatikan Jenis Court

Ini yang paling krusial: seperti apa lapangannya? Sama di Jakarta, tekstur court pasti berbeda. Lapangannya pasir? Pilih sepatu yang outsole menyerupai pola tulang ikan karena mampu mencengkeram permukaan lebih maksimal.


Ada juga sepatu yang tapak bawahnya titik kecil yang lebih fleksibel dan membuat kamu bisa bergerak lebih cepat. Ingin seimbang keduanya? Bisa memilih jenis hybrid agar cengekeraman dan keseimbangan lebih oke.


3. Hindari Memilih Cushion yang Terlalu Empuk

Cushion ialah lapisan bantalan empuk (biasanya pada midsole) yang dirancang untuk meredam benturan dan memberikan kenyamanan. Untuk kasus padel, pilih yang cushion sedang alias tidak terlalu empuk.

Kepalang empuk akan membuat respon jadi lambat dan feel rally kurang. Sepatu yang ideal akan ringan (tidak berat di kaki), tidak bulky, dan cepat “balik posisi”.


4. Cermati Ketahanan Sepatu

Patut diperhatikan court padel yang permukaannya pasir cenderung mengikis sol sepatu dengan cepat. Kolega saya sudah berganti sepatu 2x karena hal ini.

Sebelum mantap beli, riset (lagi) ketebalan outsole dan kualitas karet. Sepatu padel bisa aus dalam kurun waktu 3–6 bulan kalau permainan cukup intens; sementara sepatu sendiri harganya tak murah.