Makanan daging (Sumber gambar: Pexels)
Momen Hari Raya Iduladha itu identik dengan daging kurban.
Baik daging sapi maupun kambing. Karena makanan ini bisa kita konsumsi 2-3 hari kedepan, pentingnya pengolahan daging tepat nih, Be-emers.
Banyak dari kita yang langsung kalap memasak seluruh daging tersebut menjadi hidangan bersantan pekat seperti gulai ataupun rendang.
Padahal, jika diamati lebih jauh, daging merah dari hewan kurban sebenarnya menyimpan kandungan protein hewani, zat besi, dan zinc yang tinggi untuk tubuh lho, Be-emers.
Kita hanya perlu memastikan bagaimana cara kita mengelola, memotong, dan memilih metode memasak yang jauh lebih ramah bagi kesehatan.
Tips Mengelola Daging Kurban Menjadi Hidangan Sehat Tanpa Santan
Inilah beberapa tips simpel dalam mengolah daging kurban menjadi hidangan sehat tanpa santan.
1. Memisahkan Lemak Jenuh Sebelum Dimasak
Sebelum daging kurban masuk ke dalam panci kamu harus melakukan penyortiran atau pemangkasan lemak secara mandiri nh.Bagian daging yang berwarna putih gajih merupakan sumber utama lemak jenuh yang bisa memicu penumpukan kolesterol jahat di dalam darah lho, Be-emers.
Kamu bisa membuang bagian lemak menempel tersebut saat daging masih dalam kondisi setengah beku agar lebih mudah dikupas.
Jadi kamu hanya mengolah bagian daging yang berwarna merah segar aja ya.
2. Perebusan Pertama untuk Membuang Sisa Kotoran dan Minyak
Sebelum mencampurkan daging ke dalam kuah sup atau bumbu utama, sangat disarankan untuk melakukan proses perebusan awal secara terpisah, Be-emers.Baca Juga: Tips Menyulap Alpukat Jadi Hidangan Sehat yang Berpotensi Cuan
Potongan daging kurban tadi kamu masukkan ke dalam air mendidih selama kurang lebih lima hingga sepuluh menit saja ya.
Setelah itu buang air rebusan pertamanya, Be-emers.
Proses ini berguna untuk melarutkan sisa-sisa darah, kotoran, dan sebagian kandungan lemak jenuh yang masih mengendap di dalam serat daging.
Setelah selesai dilakukan, bilas kembali daging dengan air bersih sebelum dilanjutkan ke tahap pengolahan.
Metode pembersihan ganda ini membuat masakan menjadi lebih higienis dan menghasilkan kuah kaldu yang jauh lebih bening.
3. Pengalihan Metode Memasak dari Goreng ke Kukus atau Panggang
Kebiasaan menggoreng daging dengan minyak yang banyak atau menambahkan santan kental harus mulai dikurangi dari sekarang ya, Be-emers.Kita bisa mengalihkan metode memasak ke cara yang lebih sehat seperti merebusnya menjadi sup bening atau memanggangnya dengan teflon anti lengket.
Penggunaan rempah-rempah aromatik alami seperti jahe, serai, daun salam, dan kunyit bisa kamu gunakan untuk menghilangkan aroma prengus tanpa perlu tambahan penyedap buatan, Be-emers.
Memanggang sate pun sebaiknya dilakukan tanpa mengoleskan mentega berlebih atau kecap manis yang terlalu pekat ya untuk menjaga kadar gula darah.
4. Kombinasi Wajib dengan Sayuran Tinggi Serat
Menikmati hidangan daging kurban wajib didampingi dengan sayuran hijau atau lalapan segar yang kaya akan serat alami dan antioksidan tinggi, Be-emers.Baca Juga: 5 Manfaat Minum Air Jahe Setiap Hari
Serat dari sayuran seperti buncis, wortel, timun, atau tomat membantu mengikat lemak di usus halus agar tidak langsung diserap tubuh.
Selain itu, kehadiran sayur juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama sehingga mencegah makan yang berlebihan.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.