Pentingkah Gabung Komunitas Olahraga? Ini Manfaatnya Menurut Tetangga 56 Tahun

Ilustrasi berolahraga/Pexels.com


Kamu suka olahraga? Olahraga apa yang kamu suka dan serutin apakah kamu berolahraga? Kalau kamu suka berolahraga pasti akan senang kalau ada kegiatan olahraga, bukan?
 
Olahraga banyak jenisnya. Mulai dari yang menggunakan alat sampai yang hanya berupa gerakan saja. Pilihannya ada pada kamu sendiri. Pilihan itu tergantung pada kesukaanmu atau tujuan kamu memilih olahraga itu.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tren, Berolahraga Mulai Muncul di Banyak Kalangan Sebagai Kebutuhan!
 
Setiap orang tidak dipaksakan untuk memilih satu atau dua jenis olahraga. Yang terpenting dia menyukainya dan memberi dampak positif bagi dirinya sendiri.

Mau ada orang atau tidak saat melakukan olahraga tersebut, itu tidak akan memberikan dampak yang besar pada individu tersebut.
 

Bergabung dalam Komunitas atau Organisasi, Pentingkah?

Tema kali ini mengingatkan saya pada cerita tetangga saya kemarin sore. Di saat langit mendung, kami berkumpul di sebuah teras rumah dengan berbayang pohon jambu Jamaika.

Obrolan dimulai dari yang sifatnya ringan sampai yang berat. Obrolan yang bisa meregangkan syaraf agar tetap waras menjalani profesi sebagai IRT. Eits, jangan salah loh, IRT itu juga profesi dan sangat mulia perannya yang jarang disadari banyak orang.
 
"Berorganisasi itu penting," ucap seorang tetangga saya yang usianya sudah 56 tahun. Secara usia, beliau memang hampir disebut lansia, tetapi semangatnya untuk berkegiatan tetap ada.

Dari cerita beliau, saat ini beliau ikut PKK yang diamanahi memegang bidang Kelestarian Lingkungan Hidup. 
 
"Dengan berorganisasi kita bisa bertambah pengetahuan, pengalaman, relasi, dan kegiatan. Dengan berorganisasi kita bisa mendapatkan informasi yang baik. Kadang ada dana untuk para anggota," jelasnya.