4 Cara Memulai Bisnis Furniture untuk Pemula ala Founder Praba Living. Sumber Gambar Instagram Praba Living
Hey, kamu!, iya kamu Be-emers, para perempuan yang masih ragu dan takut untuk memulai bisnis! Tenang, kamu enggak sendirian Kok.
Banyak kok, calon pengusaha yang merasakan hal yang sama. Namun, jangan biarkan rasa takut Be-emers menghalangi potensi hebat Be-emers ya. Kita bisa belajar dan mengikuti langkah sukses dari founder Praba Living, Kak Anisa Sirman dan Dinda Muchtar.
4 Cara Memulai Bisnis Furniture untuk Pemula ala Founder Praba Living
Berikut adalah 4 cara memulai bisnis furniture untuk pemula ala Founder Praba Living yang bisa kamu terapkan:1. Menggunakan Prinsip Kerja Sama Saling Menguntungkan
Memenuhi kebutuhan pelanggan: segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, termasuk furniture, dapat dijadikan sebagai ladang bisnis.
- Membuka lowongan pekerjaan: niatkan bisnis untuk memutar aset dan perbendaharaan yang kita miliki agar memberikan manfaat yang lebih luas. Termasuk membuka lowongan pekerjaan.
- Wadah kreativitas para pengrajin: seperti yang dilakukan Praba Living, mereka merangkul para pengrajin untuk menghasilkan produk furniture terbaik.
- Menggerakkan perekonomian : dengan membuka bisnis, akan memanfaatkan segala potensi-potensi lokal
- Mendapatkan keuntungan : nah ini poin penting. Bisnis tidak hanya fokus memberikan manfaat kepada orang lain, tetapi juga memberi manfaat kepada diri sendiri dalam bentuk keuntungan.
2. Mulai Saat Ini, Jangan Tunggu Hingga Waktu Sempurna
Mereka memilih untuk jalan dulu, sambil terus melakukan evaluasi dan perbaikan sepanjang waktu.
- Kesempatan belajar lebih banyak: jatuh bangun dalam bisnis itu adalah hal normal. Semakin cepat memulai, semakin cepat kesempatan belajar.
- Tidak kehilangan momentum atau kesempatan: kesempatan terbaik (right moment) sering kali tidak datang dua kali. Dengan segera memulai, kita bisa siap menangkap peluang kapan saja.
3. Manajemen Karyawan dengan Baik
- Kejujuran yang utama: tips yang utama ketika merekrut karyawan adalah kejujurannya. Merekrut karyawan yang jujur akan memudahkan kita bekerja sama dengannya.
- Sistem delegasi tugas yang jelas: adanya karyawan memudahkan kita untuk berbagi dan mendelegasikan tugas, sehingga tugas dapat diselesaikan dengan baik dan paripurna.
- SOP dan standarisasi: lakukan pengelolaan karyawan dilakukan dengan Standard Operating Prosedur (SOP) seperti yang telah dilakukan oleh Praba Living. Yaitu dengan melakukan pelatihan karyawan dan pemakaian seragam, sehingga ketika karyawan tersebut menemui pelanggan, nampak profesional dan rapi.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.