Melakukan Switch Career Tanpa Takut: Belajar dari Founder Praba Living. Sumber Gambar Adobe Express
Melakukan switch career bisa jadi hal yang menakutkan di kondisi yang serba belum pasti. Tapi, tidak akan semenakutkan itu jika disertai dengan niat, persiapan yang matang, dan eksekusi atau dilakukan dengan sebaik mungkin.
7 Strategi Switch Career ala Founder Praba Living dari Pekerja Kantoran Jadi Pebisnis Furniture!
1. Perencanaan Jangka Panjang (Plan)
- Niat dan visi yang jelas: Switch career harus dimulai dengan niat, keberanian, dan gambaran yang jelas tentang hal yang akan dilakukan. Switch career juga bisa didukung dengan menyesuaikan latar belakang pendidikan yang telah ditempuh. Seperti Kak Anisa dan Dinda yang memiliki latar belakang pendidikan Visual Communication Design dan Accounting dan memanfaatkan latar belakang pendidikan tersebut ketika switch career ke bisnis.
- Ilmu dan pengalaman kerja: Be-emers bisa memanfaatkan karir saat ini untuk belajar dan menyerap ilmu seoptimal mungkin. Kak Anisa dan Dinda juga banyak belajar dari pengalaman kerja sebelumnya.
- Kesiapan finansial: siapkan dana darurat untuk menopang kebutuhan hidup selama masa transisi. Ini bisa disesuaikan dengan daya tahan Be-emers masing-masing. Jika Be-emers ingin lebih santai dan lega tanpa himpitan keuangan, maka bisa dipersiapkan dana darurat yang lebih besar
2. Perencanaan Jangka Pendek
Dari kesulitan inilah mereka menemukan peluang usaha, hingga akhirnya memutuskan untuk fokus bisnis furnitur.
3. Melakukan Aksi (Do)
4. Melakukan Evaluasi secara Berkala (Check)
Proses evaluasi ini tidak hanya untuk produk, tapi juga sekaligus untuk menguji efektivitas keputusan switch career mereka agar hasilnya optimal.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.