Bakal Ada 3 Aksi Korporasi BUMN Besar Nih, Berikut Rinciannya

Corporate - Canva

Like

Aksi koporasi merupakan hal yang lumrah dilakukan sebuah perusahaan. Hal itu bertujuan untuk mempertahankan eksistensi bisnisnya.

Nah, diketahui dari laman Bisnis, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan akan ada 3 aksi korporasi besar yang dilakukan perusahaan pelat merah pada tahun depan.

Menurut Wakil Menteri BUMN II Kartika Wiroatmodjo, aksi korporasi perusahaan-perusahaan pelat merah ini diharapkan dapat memberi nuansa lebih positif pada pergerakan indeks saham tahun depan.

Tiko, sapaan akrabnya, menyebutkan tiga aksi korporasi besar tersebut yaitu konsolidasi ultra mikro di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., merger bank syariah BUMN, dan aksi korporasi oleh Mitratel.

Dia menyebutkan, investor saat ini pun sudah banyak mengapresiasi saham-saham bank pelat merah. Bahkan, beberapa di antaranya mulai menyentuh harga sebelum masa pandemi lho!


Berdasarkan catatan Bisnis, BRI bakal melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. Aksi korporasi ini dikabarkan akan melibatkan Pegadaian dan PNM untuk bersinergi dengan bank spesialis kredit wong cilik tersebut.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir sempat menyinggung bahwa akan ada sinergi perbankan dan perusahaan pembiayaan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, bank-bank syariah milik bank BUMN juga direncanakan akan merampungkan aksi merger pada awal tahun depan, tepatnya ditargetkan selesai pada Februari 2021.

Adapun, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) pun belum lama ini melaporkan penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat antara PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dengan PT Telekomunikasi Selular.

Mitratel dan Telkomsel diketahui telah meneken conditional sale and purchase agreement (CSPA) pada 14 Oktober. Dalam perjanjian jual beli bersyarat ini, Mitratel akan membeli 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel senilai Rp10,3 triliun.

Sudah siap dengan aksi korporasi ketiga BUMN tersebut?

Baca Juga: Konsolidasi dengan Pegadaian & PNM Dinilai Bikin BBRI Makin Kokoh?