Masuk Fortune 500, Kinerja Pertamina di 2020 Ternyata Menurun?

Pertamina Masuk Fortune 500 Illustration Web Bisnis Muda - Image: wikimedia

Like

Pertamina, yang merupakan BUMN energi Indonesia, membawa kabar baik dengan berhasil masuk daftar Fortune 500 Global lho! Hal itu tentunya diiringi dengan kinerja yang berhasil diraih Pertamina nih, Be-emers.

PT Pertamina (Persero) berhasil berada di peringkat 287 dalam Fortune 500 Global. Menariknya, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan dari Indonesia yang masuk dalam daftar perusahaan bergengsi dunia itu.

Dikutip Bisnis, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bahwa hal tersebut menjadi bentuk pengakuan internasional bahwa Pertamina bisa sejajar dengan perusahaan kelas dunia lainnya.

Baca Juga: Ungguli Coca Cola dan Tesla, Pertamina Jadi Satu-Satunya Perusahaan Indonesia yang Masuk Fortune 500
 

Melirik Kinerja Pertamina

Pandemi yang terjadi sejak tahun 2020 rupanya enggak jadi penghalang bagi Pertamina untuk mencetak kinerja yang cemerlang nih, Be-emers. Pasalnya, diketahui dari data Fortune, Pertamina berhasil mencepat pendapatan hingga US$41,47 miliar di tahun 2020!

Perusahaan dengan lebih dari 30 ribu karyawan ini pun berhasil mencetak laba sebesar US$1,05 miliar! Adapun, total aset pertamina di tahun 2020 yakni mencapai US$69,14 miliar.


Meski begitu, rupanya Fortune mencatat, laba yang diperoleh Pertamina di tahun 2020 ternyata turun hingga lebih dari 58 persen dibanding tahun 2019 lho! Soalnya, diketahui pada 2019, Pertamina berhasil meraih laba hingga US$2,5 miliar.

Bahkan, Pertamina pernah meraih laba bersih sebesar US$3,1 miliar pada tahun 2016 lho, Be-emers. Enggak hanya itu, pendapatan Pertamina di 2020 juga sebenarnya turun lebih dari 24 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat mencapai US$54,7 miliar.

 

Pertamina Masuk Fortune 500 Illustration Web Bisnis Muda - Image: wikimedia



Namun, kinerja Pertamina di 2020 terhitung masih “beruntung” berkat penjualan minyak mentah, gas bumi, hingga produk minyak dalam negeri.

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan bahwa meski di tahun 2020 harus menghadapi tantangan pandemi, Pertamina masih berhasil mencatat kinerja positif.

Enggak cuma itu, dilansir Bisnis, Nicke menjelaskan kalau pencapaian yang diraih Pertamina itu juga enggak lepas dari inovasi dan terobosan bisnisnya. Selain itu, pihak Pertamina juga tengah memastikan penyediaan energi lewat berbagai program.

Walau pendapatannya menurun dari tahun sebelumnya, pencapaian kinerja Pertamina mampu berkontribusi total pendapatan pemerintah hingga mencapai Rp200 triliun lho! Kontribusi Pertamina untuk pendapatan negara itu berasal dari setoran pajak, dividen, dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), minyak mentah, hingga blok-blok migas Pertamina.

Adapun, pihak Pertamina diketahui menargetkan nilai pasar hingga US$100 miliar di tahun 2024. Selain itu, Pertamina juga tengah menyiapkan anggaran senilai lebih dari US$2 miliar untuk investasi pengembakan Blok Rokan hingga tahun 2025.

Akankah kinerja Pertamina terus meningkat di tahun-tahun berikutnya?