Meraih Kesuksesan di Tengah Masa Resesi Lewat Produk Makanan Sehat

sumber: https://linkinprofile.com/purely_elizabeth

Like

Semenjak dunia dilanda pandemi virus corona, dunia perekonomian di berbagai negara mengalami kelesuan alias resesi. Bahkan, tahun 2020 dinilai lebih buruk dari pada tahun-tahun lainnya semenjak krisis keuangan yang melanda dunia pada tahun 2008 lalu.

Mengingat kembali resesi ekonomi pada tahun 2008, ternyata ada seorang pengusaha wanita berasal dari New York yang memulai bisnis makanan sehatnya di masa tersebut.

Ketika para pebisnis memiliki banyak kehawatiran akibat penurunan ekonomi, Elizabeth Stein dengan keyakinannya mendirikan Purely Elizabeth sebagai perusahaan makanan sehat premium yang terkenal dengan produk granolanya.

Bagi kamu yang sedang membutuhkan semangat untuk kembali menjalankan bisnis di tengah kesulitan akibat pandemi ini, mengutip dari Bisnis.com, begini perjalanan sukses Stein di kala perekonomian global sedang mengalami gejolak naik turun.
 

Berawal dari keinginan menjadi konsultan kesehatan.

Stein memulai bisnisnya tanpa memiliki pengetahuan tentang perusahaan makanan. Dengan hanya memiliki latar belakang sebagai ahli nutrisi, ia memberanikan diri membangun bisnisnya ini.

Ide awal Stein memulai Purely Elizabeth dating tanpa sengaja. Awalnya, Stein memiliki keinginan merintis bisnis konsultasi dan program kesehatan terpadu yang bisa disesuaikan untuk para kliennya. Lewat keinginannya membangun binsis konselingnya tersebut, Stein pun mulai melakukan promosi dengan berjualan.

 

Memulai bisnis dari menjual muffin.

Produk pertama yang dipasarkan Stein berupa muffin bebas gluten yang ia bagikan pada pameran triathlon pada tahun 2008 sembari mempromosikan bisnis konselingnya. Stein menjual muffiinnya melalui pengamatannya pada tahun tersebut masih belum banyak produk makanan bebas gluten yang benar-benar sehat untuk dikonsumsi.

Diluar dugaannya, ternyata muffinnya tersebut banyak disukai orang dan para atlet di acara tersebut. Kemudian Stein juga menjual muffin bebas glutennya ke acara Fancy Food dan berhasil menjual makanannya senilai US$10.00 dalam beberapa jam saja.
 

Terus mengembangkan berbagai produk makanan kesehatan.

Sukses dengan muffin, Stein mulai membuat produk makanan baru, yaitu dari bahan granola. Stein kembali sukses dengan usaha granolanya dengan menggaet sesama pengusaha makanan yang ingin menambahkan lebih banyak makanan padat nutrisi agar konsumennya beralih dari gula dan karbohidrat.

Hingga kini, Stein telah terus menambah berbagai produk Purely Elizabeth seperti granola bebas biji-bijian dengan minyak MCT, campuran panekuk dengan tepung unik seperti teff dan tigernut yang juga bebas gluten.

Selain makanan, Stein juga membuat produk lulur yang terinspirasi dari para petani gua kelapa di Indonesia yang juga merupakan pemasok bahan baku usahanya.

Walaupun dahulu bisnisnya ini diperkirakan tidak akan mampu menjaga laju pertumbuhan pertumbuhan yang pesat dalam jangka panjang, Stein mampu membuktikan pada tahun 2014-2018 Purely Eizabeth mengalami pertumbuhan sebesar 65% per tahunnya. Bahkan, pada tahun 2017 Purely Elizabeth telah menerima suntikan dana dari perusahaan makanan General Mils sebesar US$3 juta.

Melalui New Hope, Stein membagikan kiat suksesnya bisnisnya adalah dengan selalu menciptakan produk unik dan inovatif, membangun tim yang hebat,terus bersikap tenang dalam menghadapi kesulitan, mampu beradaptasi dengan cepat, dan juga jangan lupa untuk selalu membangun image usaha yang mudah dikenal serta juga bisa dipercaya oleh para konsumen.