4. Gunakan Kata yang Relatable, Puitis, atau Gaya "Sat-Set" yang sedang Tren
Be-emers, penulis baca bukunya Dr Pramudianto, yang berjudul Teacher As A Coach Parents A Coach, di situ ditulis, zaman sekarang ini, kalau tidak drama tidak laku.- Dengan menggunakan kata-kata. Misalnya, "Coklatnya mungkin habis dimakan, tapi vibe-nya bakal nempel terus di ingatan. ?
- Dengan provokatif, misalnya: “Udah punya hadiah keren,tapi mau ngasih malu? Tenang, serahkan ke tim kami! Cuma 5 ribu saja, kita anterin langsung ke meja kelasnya secara rahasia.
- Dengan sindiran, misalnya “Valentine yang lalu cuma jadi penonton? Sekarang saatnya kamu jadi pemenang! Modalin aja dengan 20 ribu. Dapet coklat cantik plus kartu ucapan sekalian isinya. Kalau ditolak minimal masih dapat coklat yang enak.”
5. Gunakan Foto, Musik, dan Countdown
Klise tapi emang sepenting itu, bisnis valentin untuk anak sekolah pun, foto penting banget. Selain itu, Be-emers jangan lupa juga untuk menggunakan musik viral. Dan fitur countdown, jika beriklan di Story Instagram. Agar ada rasa takut kehabisan.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.