Takjil Favorit Itu Bernama Es Pisang Ijo
Makanan yang bernama es pisang ijo adalah makanan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini dari pisang, seringnya pakai pisang raja atau kepok.Lalu, dibalut adonan tepung berwarna hijau dan dikukus. Es pisang ijo ini lebih mantap disajikan dengan bubur sumsum (fla santan). Ditambah sirup merah. Sirupnya pun khusus, yaitu: sirup DHT khas Makassar atau sirup coco pandan. Ditambah dengan es serut atau es batu. Tambah mantap!
Kalau dilihat dari asal-usulnya, tentunya ini dibuat di dapur. Namun, ternyata ada legenda yang berkaitan dengan es pisang ijo. Berasal dari cerita rakyat tentang seorang juru masak kerajaan bernama Ijau.
Dia hampir dihukum mati karena masakan yang tidak enak. Agar tidak dihukum mati, dia pun menciptakan olahan pisang dibungkus adonan tepung beras yang rupanya disukai oleh raja.
Mau tahu filosofi tentang warna hijau ini? Tidak mau tahu, ya? Kalau dibelikan es pisang ijo mau?
Ternyata, warna hijau pada adonan melambangkan kesuburan dan kelestarian alam. Kalau pisang rajanya melambangkan kesejahteraan.
Pada zaman dahulu, makanan ini hanya disajikan untuk acara kerajaan. Namun, kini menjadi takjil yang populer saat Ramadan. Menjadi takjil favorit pula.
Sajian es pisang ijo biasanya dipotong-potong pakai pisau, kalau pakai gergaji mesin, itu malah terlalu besar. Memang banyak ditemui di penjual buka puasa. Ada banyak di pinggir jalan, lebih aman, daripada jualan di tengah jalan, ya 'kan?
Kalau di tempat saya, di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, banyak penjual es pisang ijo di jalan poros dekat Masjid Raya Nurul Iman, Kelurahan Kasipute. Cukup ramai di sini.
Bagi kamu yang tertarik mau mencoba, agar es pisang ijo terasa lezat dan segar, jangan taruh es batunya lebih awal. Sebab, bisa mengurangi rasa manis dari sirup merah dan susu kental manis yang sering juga ditambahkan.
Es batu baru ditaruh kira-kira sepuluh menit sebelum buka puasa. Jadi, ketika buka puasa, sudah terasa dingin dan maknyess di tenggorokan setelah seharian panas terik.
Namun, saya sendiri juga tiap hari menyantap es pisang ijo itu tiap buka puasa, meskipun mengakui bahwa takjil ini favorit. Sebab itu tadi, manisnya berlipat-lipat, dari sirup merah dan susu kental manis. Yah, sekali-kali tidak apa-apa, lah, apalagi kalau dibelikan bukan?
Jadi, siapa mau membelikan saya es pisang ijo nih?
#Mon-FridayRamadan2026 #RamadanWritingChallenge #Elnisha
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.