Mudik memang momen yang ditunggu-tunggu. Kalau bagi penulis
sih, malam sebelum mudik, kadang sampai enggak bisa tidur.
Karena: 1) Antusias bakal ketemu dan berkumpul keluarga, juga menyambut lebaran; 2) Bakal menikmati perjalanan yang mungkin menyenangkan (atau bahkan melelahkan); 3) Mungkin di jalan akan ketemu orang yang.. menyenangkan ea..yang bisa diajak ngobrol dan kenalan.
Bahkan kalaupun ketemu sama orang yang lebih senior, eh siapa tahu bisa…buka jaringan kan?
7 Tips Mudik Aman, Nyaman, dan Bermakna
Berikut adalah 7 tips mudik aman, nyaman dan bermakna yang bisa kamu terapkan:
1. Pilih Transportasi yang Nyaman
Transportasi ini memang disesuaikan jarak sih Be-emers.
Jika jaraknya dekat, memang nyaman pakai kendaraan bermotor. Be-emers, bisa tetap memilih momen kenalan dengan orang baru saat istirahat di minimarket, di rest area, atau di tempat ibadah.
Apalagi jika anggaran memungkinkan. Be-emers, bisa pilih pakai pesawat, kereta, kapal, dan lain-lain. Ini bakal lebih membuka kesempatan untuk kita untuk kenalan dengan orang baru.
2. Packing Minimalis dan Dipaketkan
3. Digital Survival Kit
Kalau Be-emers termasuk yang gawai adalah "nyawaku yang kedua". Memang asik sih dengan persiapan berupa power bank, konten offline,atau pun game offline yang bisa dimainkan di sepanjang jalan.
Apalagi ditambah headset atau earphone sebagai pelengkap tambahan.
Jika Be-emers termasuk buku addict, jangan lupa juga bawa buku ya, bisa gabungan buku fisik dan buku digital.
Tapi, tetap lepas gawai dan letakkan buku, biar bisa ngobrol dengan orang di sebelah ya Be-emers
4. Logistik Biar Mood Oke Terus
Kita enggak bakalan bisa ngobrol dengan nyaman dengan orang di samping kita…kalau kita lapar, bener?
Karena, meskipun cuma duduk
Be-emers, apalagi kalau naik bus atau pesawat atau kereta, tetapi kadang di jalan itu justru lapar banget.
Makanya, siapkan logistik yang berisi makanan yang baik dan favorit ya
Be-emers, yang ini berguna banget untuk menjaga energi dan
mood ya.
5. Jaga Hidrasi
Penulis tuh, Be-emers pernah duduk di tepi taman terminal untuk sekian lama, gara-gara kehausan. Pasalnya perjalanan jauh, masih puasa, tapi sudah kehausan luar biasa, dan lemas. Jadi cuma bisa duduk. Sampai akhirnya disapa dengan lembut seorang bapak penjaga taman tersebut, kenapa duduk di situ begitu lamanya.
Karena malu, barulah penulis tersenyum dan berdiri memutuskan berlari untuk mencari air mineral. Setelah berbuka, barulah penulis ngobrol lagi dengan bapak tadi.
Jadi ya, karena selama perjalanan jauh kita emang boleh tidak puasa, atau memang malam hari, biar tetap fokus dan stay on, jangan lupa untuk jaga hidrasi ya Be-emers.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.