Tentukan dulu apakah uang tersebut ingin dipakai untuk kebutuhan jangka pendek, menengah, atau panjang. Misalnya, dana masuk sekolah akan memiliki perbedaan strategi dengan persiapan dana pensiun keluarga.
Lalu, pahami risiko dari setiap bentuk investasi. Kalau kamu tipe yang lebih nyaman dengan hasil stabil dan minim risiko, bisa memulainya dari instrumen yang cenderung aman seperti reksa dana, emas, dan saham. Beberapa bentuk investasi ini dinilai mudah untuk dilakukan, namun harus dengan detail karena berkaitan dengan keuangan milik keluarga.
Strategi yang aman juga untuk ibu rumah tangga adalah memisahkan investasi berdasarkan tujuan kebutuhan. Cara ini membantu kontrol keuangan jadi lebih jelas dan nggak tercampur dengan pengeluaran sehari-hari.
Kalau ada Be-emers yang pernah mulai investasi sambil menjalani peran sebagai ibu rumah tangga, ikut Writing Challenge dari Bisnis Muda dan bagikan cerita versimu!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
ALLMEIRA RAISSA HARTOMO
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.