Menabung dan Investasi, Bagaimana Strategi Mengelola Keuangan untuk Ibu Rumah Tangga?

Perhiasan emas/Foto oleh Dima Valkov: pexels.com

Perhiasan emas/Foto oleh Dima Valkov: pexels.com


Saya mencoba membayangkan kehidupan sebelum uang ada. Bagaimana hidup tanpa memegang uang? Bagaimana pula mendapatkan barang yang dibutuhkan tanpa menyodorkan sejumlah uang?
 
Sepertinya uang sudah sangat penting bagi manusia. Setiap orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Wajar, semua kebutuhan bisa dipenuhi dengan uang.

Kata orang,"Ada uang abang disayang, tak ada uang abang melayang!" Aduh, kok jadi seram, ya.
 

Uang bukan Segalanya

Pernah melihat orang yang bertengkar atau bertikai karena uang? Uh, banyak! Di sekitar kita hal seperti itu sering kita temui. Katanya sih bukan karena uang, tetapi setelah ditelusuri, uang lagi penyebabnya.
 
Pernah merasakan hidup susah? Maka kebutuhan uang pasti sangat besar hingga rela berkorban segala untuk mendapatkannya.

Namun, ada juga yang hidupnya susah, tetapi tidak melulu menjadikan uang sebagai sesuatu yang harus dikejar. Akibatnya, meskipun tidak memiliki uang untuk esok hari, dia tetap menjalani hidup dengan santai di tengah ketidakpastian ekonomi.
 
Benar, hidup memang butuh uang, tetapi tidak semua kebutuhan dalam hidup bisa dibayar dengan uang.

Kebutuhan dasar manusia seperti kebutuhan untuk dicintai, kasih sayang, dan rasa aman tidak cukup dipenuhi dengan uang.

Percayalah, kebutuhan dasar ini jika dibayar dengan uang, maka akan merusak kebutuhan lainnya.
 

Simpan dan Investasi Keuangan untuk Kebutuhan di Masa Sulit

Setiap orang yang baru memulai berumah tangga pasti merasakan masa-masa sulit membentuk keluarga baru. Kebutuhan yang kian lama kian meningkat membuat kepala keluarga memutar otak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.


Istri yang mengendalikan keuangan seharusnya diberi kepercayaan untuk mengelola keuangan dengan baik.
 
Sayangnya, banyak di antara kepala keluarga yang tidak yakin pada kemampuan istri dalam mengelola uang hingga memutuskan uang itu dikelola sendiri.

Padahal, istri itu seorang manajer yang bijak loh. Pikirkan, buat mengeluarkan uang 10 ribu saja lama banget berpikirnya.

Beli bawang seperempat di warung A yang jauh akan dijalani demi selisih seribu atau dua ribu daripada warung B yang dekat.