ilustrasi kegiatan hemat energi dengan cabut colokan listrik (sumber : freepik)
Tahukah kamu bahwa setiap 22 April diperingati sebagai Hari Bumi. Nah, situasi bumi saat ini tengah tidak baik baik saja.
Alam banyak yang rusak buntut eksplorasi sumber daya alam berlebih. Mulai dari minyak, bebatuan, hingga hutan.
Jika dibiarkan saja hal itu akan berdampak buruk bagi manusia. Alam yang rusak memicu perubahan iklim hingga bencana. Ujungnya juga manusia yang akan terdampak.
Karena itu kamu perlu untuk ikut bergerak dari sekarang. Salah satu langkah kecil yang bisa kamu lakukan adalah dengan kebiasaan hemat energi.
Apalagi saat ini konflik di Timur Tengah juga masih belum reda. Hal itu makin memperparah jalur distribusi bahan bakar dan energi. Beberapa negara termasuk Indonesia mulai menggencarkan kebiasaan hemat energi.
Cara Hemat Energi dari Rumah
Nah, kebiasaan hemat energi itu bisa kamu mulai dari rumah. Karena itu, artikel ini akan membahas beberapa tips menghemat energi dari rumah.1. Matikan Lampu Siang Hari
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mematikan lampu pada siang hari. Saat siang kecuali dalam keadaan gerhana atau mendung sudah cukup terang. Karena ada cahaya alami matahari.Mematikan lampu tentu jadi langkah yang paling tepat dan wajib dilakukan dari rumah. Lampu menyala saat siang hari tentu tidak efektif. Cahayannya kalah dengan sinar matahari. Kecuali dalam situasi khusus seperti gerhana atau mendung tadi.
Kamu juga bisa melakukan beberapa langkah agar cahaya matahari bisa optimal menerangi rumahmu pada siang hari. Di antaranya adalah dengan membuka tirai atau ventilasi rumah.
Kemudian jika rumahmu belum ada plafon, kamu bisa mengganti bebera genteng rumah dengan material yang tembus cahaya seperti kaca. Sementara jika sudah terlanjur, kamu bisa mengoptimalkan ventilasi rumah sebagai jalur masuk cahaya.
Sebenarnya, saat kamu hendak membangun rumah perlu memperhatikan aspek cahaya ini. Sehingga kamu bisa menata letak ventilasi agar cahaya alami bisa optimal. Jika memungkinkan, kamu juga bisa memberi jeda antara dindingmu dengan dinding tetangga. Ini makin meningkatkan optimalisasi cahaya maupun udara masuk rumah.
2. Ganti Lampu Hemat Energi
Masih soal lampu, kamu bisa menggantinya dengan jenis lampu hemat energi. Saat ini lampu hemat energi (LED) sudah banyak diproduksi dan harganya juga cukup terjangkau. Kamu bisa membelinya di swalayan, ataupun toko-toko elektronik dekat rumah.Penggunaan lampu LED ini akan makin menekan konsumsi energi listrik. Selain itu, lampu LED juga lebih tahan lebih lama dibandingkan misalnya bohlam konvensional.
3. Cabut Colokan Listrik
Mencabut colokan listrik perangkat elektronik adalah hal sepele. Misalnya charger handphone, kipas angin, ataupun PC.Namun ternyata langkah sepele itu bisa ikut menghemat tagihan listrik. Saat perangkat elektronik masih mencolok atau dalam mode standby ternyat ia masih menyedot listrik. Namanya phantom load.
Nah kamu bisa memulainya dari sekarang. Sehingga jika perangkat elektronik sudah tidak digunakan sebaiknya juga dicabut dari sumber listrik. Langkah itu tidak hanya menghemat energi tapi juga mengurangi risiko korsleting listrik. Rumahmu bakal aman dari potensi kebakaran.
4. Kurangi Mode Standby Elektronik
Masih seputar kebiasaan sepele yaitu membiarkan alat elektronik dalam mode standby. Ternyata kebiasaan itu juga tidak baik. Biasanya mode ini sering diterapkan pada perangkat televisi, dan PC atau komputer.Nah mode itu ternyata juga tidak baik. Mode standby masih membuat perangkat elektronik menyedot listrik. Padahal alat tersebut sudah tidak kamu gunakan.
HENDRIK MUCHLISON
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.