4 Hal yang Wajib Kamu Cek Sebelum Memilih KOL untuk Bisnis

Like

3. Fokus pada Engagement

KOL dengan followers ratusan ribu tapi engagement rendah sering kali kalah dibanding KOL dengan followers lebih kecil tapi punya interaksi tinggi dengan audiens.

Kamu perlu memperhatikan bagaimana audiens merespons konten mereka, mulai dari interaksi komentar yang aktif atau memberi platform untuk saran untuk konten produk selanjutnya.

Semakin interaksi terjalin dengan baik, semakin besar peluang pesan brand kamu didengar dan diingat.


4. Kenali dan Cocokkan Audiensnya

Setiap KOL punya segmentasi audiens yang berbeda, mulai dari usia, gaya hidup, sampai preferensi fashion. Kalau audiens mereka nggak sesuai dengan target market brand kamu, campaignnya bakal tidak terarah.

Misalnya, brand kamu fokus ke office wear profesional, tapi KOLnya lebih dikenal dengan gaya streetwear santai. Tentu pesan tidak akan tersampaikan ke orang yang tepat. Jadi sebelum kerja sama, pastikan followers mereka memang relevan dan punya potensi menjadi pelanggan.

Oleh karena itu, memilih KOL adalah tentang memilih siapa yang paling relevan untuk memperkenalkan produk mu kepada dunia. Koneksi yang cocok jauh lebih berpengaruh sehingga kamu perlu untuk memilih KOL yang juga bisa membangun kepercayaan dan kedekatan dengan audiens.


Kalau kamu punya tips lainnya soal memilih KOL untuk menjadi strategi marketing brand fashion, yuk ikut Writing Challenge Bisnis Muda dan bagikan cerita versimu!






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung