Jago Main Padel Bukan Jaminan Diterima Komunitas, 5 Mindset Agar Cepat Nyambung

Mindset supaya diterima komunitas padel [Freepik]

Mindset supaya diterima komunitas padel [Freepik]


Raka, sebut saja namanya demikian. Salah satu kerabat saya yang sudah 1,5 tahun malang melintang di court padel.

Ia selalu konsisten, datang tepat waktu, seringkali lebih semangat nungguin jam sesi mulai supaya bisa lekas cabut dari kerjaan segunung.

Sampai satu waktu, keluhan dia membuka mata saya.
Aneh Rin, rally gue skornya oke kok. Penampilan gue gak bad bangetlah pas main. Tapi belum ada komunitas yang mau 'nampung'. Mereka baik ya cuma formalitas doang.
Saya termenung. Saya tahu persis padel bukan perkara skill semata, tapi juga social booster. 

Skill jagoan, ootd hits, raket paling mahal sekalipun ngga jamin bikin seseorang langsung diterima komunitas padel yang udah lebih dulu eksis.


Mindset yang Sebaiknya Dimiliki Supaya Diterima Komunitas Padel

Setelah ngobrol sama salah satu teman lagi yang kebetulan belajar psikologi manusia, ketemulah kuncinya: mindset. Karakter kita menentukan apakah bakal disukai di lapangan olahraga.

Apa saja yang sebaiknya dilakukan biar nyambung?

1. 'Saya Datang untuk Memberi'

Memberi apa? Pengalaman yang menyenangkan olahraga bareng orang lain yang belum dikenal. Dalam padel orang tidak mengingat skor, mereka mengingat rasanya saat main dengan kamu. Pastikan kamu punya hal ini.


Apresiasi lawan main, puji saat mereka jago di lapangan. Tetap positif kendati kalah telak. Orang akan mengajak ulang pemain yang “enak diajak main”, bukan yang paling jago.


2. 'Membangun Chemistry, Bukan Kompetisi'

Satu hal yang orang terlambat menyadari: padel adalah olahraga kecil alias 2 versus 2. Dengan begini, chemistry adalah hal yang krusial.

Cobalah melakukan komunikasi sederhana sembari bermain dan tak egois menguasai semua bola. Hindari terlalu dominan, diam saja sepanjang permainan, bahkan menyalahkan partner. Kamu bisa kalah, tapi tetap disukai atau menang tapi tidak pernah diajak lagi.


3. 'Saya Bukan Pusat Permainan'

Menyenangkan memang dianggap hebat, tapi main padel bukan menyoal siapa paling hebat. Kalau baru pertama main, cobalah jangan terlalu ingin jadi sorotan. Apalagi memaksakan style main kita pribadi.

Observasi dulu 1–2 sesi dan beradaptasi dengan gaya bermain grup kamu. Perlahan, kamu akan bisa join secara natural. Mereka yang “menyatu” lebih cepat diterima daripada yang “menonjol terlalu cepat”.