Label Nutrisi di Kemasan Makanan: Membantu atau Sekedar Tempelan?


Apa Itu Nutri-Level?

Nutri-Level adalah sistem penilaian sederhana pada bagian depan kemasan makanan atau minuman untuk membantu konsumen memahami kualitas gizinya dengan cepat.

Biasanya bentuknya berupa: huruf seperti A sampai E, warna, atau skor tertentu.

Semakin baik nilainya, semakin dianggap memiliki profil nutrisi yang lebih sehat.

Jadi, tanpa perlu membaca tabel panjang di belakang kemasan, orang bisa langsung mendapat gambaran singkat tentang isi produk tersebut.

Beberapa waktu setelahnya, saya mulai sadar ternyata banyak minuman botolan favorit saya memiliki kandungan gula yang cukup tinggi.


Yang awalnya terlihat “fresh” dan “ringan”, ternyata setelah dilihat kalorinya tinggi, gulanya besar, dan kandungan buah aslinya sedikit.

Di situ saya mulai mengerti kenapa Nutri-Level dibuat.

Bukan untuk melarang orang membeli minuman manis, tapi untuk memberi informasi lebih cepat sebelum kita memasukkan produk itu ke keranjang belanja.

Kadang label sederhana seperti itu cukup membuat saya berpikir dua kali: “Oh, ternyata ini gulanya lumayan tinggi juga ya.”

Jadi, apakah label nutrisi di kemasan makanan itu efektif?  Menurut saya, cukup efektif.

Bukan karena label itu langsung membuat orang berubah total menjadi hidup sehat, tapi karena ia membantu menciptakan kesadaran kecil saat memilih produk.

Dan sering kali perubahan besar memang dimulai dari kesadaran kecil.






---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung