Ilustrasi orang berolahraga sambil mendengarkan musik (Sumber: Freepik)
Like
Ada masa ketika saya berpikir masalah terbesar saat olahraga adalah rasa malas.
Benar, meskipun jarak antara unit apartemen ke tempat gym hanya berbeda beberapa lantai ternyata niat untuk perginya yang susah.
Momen ketika tubuh masih berat bergerak, ingin goler-goleran di kasur saja dan otak mulai mencari alasan untuk scroll handphone.
Kadang setelah sampai di tempat gym, treadmill baru berjalan beberapa menit, tapi rasanya sudah ingin duduk lagi sambil membuka media sosial.
Dari situ, saya biasakan membawa headset dengan mengunduh lagu yang bisa mengubah suasana olahraga sepenuhnya.
Sekarang, sebelum mulai jalan cepat atau gym, hal pertama yang saya cek bukan sepatu atau outfit, tapi playlist.
Dan entah kenapa, playlist yang paling berhasil membuat saya tetap bergerak justru datang dari lagu beat seperti Kpop.
Ada energi tertentu dari lagu-lagu ini yang membuat olahraga terasa lebih ringan.
Kalau sedang butuh mood booster sebelum olahraga, saya hampir selalu memulai dengan lagu dari SEVENTEEN.
Beat lagu mereka sering terasa uplifting tanpa terlalu agresif. Cocok untuk fase pemanasan ketika tubuh masih mencoba “bangun.”
Lagu-lagu ini punya ritme yang membuat langkah kaki otomatis mengikuti tempo lagu.
Ada momen lucu ketika lagu Very Nice diputar saat jogging.
Karena pernah menonton konsernya, lagu ini terasa seperti memberi dorongan kecil supaya ikut nyanyi di tengah sesi treadmil yang mendaki.
Kadang saya sadar sudah berjalan jauh hanya karena terlalu fokus ikut menikmati musiknya.
Belakangan playlist olahraga saya juga banyak diisi Thai pop.
Thai pop punya warna yang berbeda dibanding banyak lagu workout playlist Barat yang sering terlalu intense dan mungkin agak mirip dengan Kpop.
Beberapa lagu Thai pop terasa lebih playful, youthful, dan ringan didengar pagi atau sore hari saat di atas treadmill.
Apalagi setelah banyak menonton series Thailand, ada rasa familiar ketika lagu-lagunya diputar saat olahraga.
Suasananya jadi terasa seperti sedang berada di montage scene drama coming-of-age.
Terutama saat ingin olahraga dengan mood lebih santai dibanding sesi cardio yang berat.
Musik Membuat Olahraga Terasa Lebih Pendek
Yang menarik, musik ternyata memang punya efek besar saat saya berolahraga. Ketika mendengar lagu yang familiar dan disukai, fokus otak sering teralihkan dari rasa lelah.Durasi olahraga terasa lebih cepat berlalu karena perhatian terbagi ke ritme, lirik, atau bahkan memori tertentu yang terkait dengan lagu tersebut.
Kadang saya masuk gym dengan perasaan malas, tapi satu lagu upbeat bisa langsung mengubah mood.
Tiba-tiba langkah kaki jadi lebih cepat.
Gerakan terasa lebih ringan. Dan olahraga yang tadinya terasa seperti kewajiban berubah jadi aktivitas yang menyenangkan.
Ria Theresia Situmorang
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.