Ketika Playlist Favorit Saat Olahraga Tidak Selalu Lagu

Like

Saat Playlist Bukan Sekadar Lagu atau Musik

Kenapa sih orang mendengarkan musik sambil berolahraga? Selain tadi yang sudah saya sebutkan, musik saat berolahraga itu bisa menjadi teman. Lebih tepatnya, bisa menjadi teman jalan. 

Ini sering dilakukan oleh orang yang berolahraga sendirian. Apalagi dia seorang jomblo. Bagaimanapun, jomblo itu memang sedang sendirian, sementara kalau zombie, lebih sering berkelompok. 

Menikmati musik ketika jogging atau jalan kaki biasa dapat meredam gejolak hati. Mungkin dia baru saja putus dengan pacarnya, makanya mau berolahraga. Mau lari terus berkilo-kilometer. Asal, jangan lupa balik lagi ke rumah, ya, Bro!

Mungkin saja, ada seorang ayah yang berolahraga menikmati musik karena kondisi rumah tangganya sedang pelik. Mungkin juga, ada seorang istri yang lari sore sambil mendengar musik akibat gaji suaminya tidak pernah naik. 

Musik bagi sebagian orang dapat menyejukkan hati, sementara bagi sebagian orang lainnya justru membuat hati jadi makin keruh. 


Mereka tetap memasukkan ke dalam playlist yang ingin didengar ketika berolahraga. Namun, itu rupanya bukan musik. Gantinya adalah rekaman podcast motivasi, ceramah para ustaz, nasyid yang tanpa musik, atau bahkan murottal Al-Qur'an sambil menambah hafalan. 
 

Olahraga Memang Tidak Harus Seragam

Yap, olahraga ini memang lebih cenderung kepada kepentingan pribadi. Kalau kita tidak berolahraga, orang lain tentu saja tidak bisa menggantikan. 

Namun, dalam berolahraga memang tidak selalu harus seragam atau semuanya harus disamakan. Kalau orang lain olahraga sambil menikmati musik, maka tidak harus begitu, jika kita punya penilaian yang berbeda. 

Menikmati musik adalah hak mereka. Menikmati musik juga sebagai jalan menikmati olahraga versi mereka. Akan tetapi, jika kita punya selera sendiri, maka itu memang sesuai keinginan pribadi. 

Ada yang mendengarkan musik pop, dangdut, jazz, instrumental, rock, hingga celana panjang. Eh, itu jenis bawahan, ini musik rock, bukan rok. 

Yang jelas, yang lebih mahal itu bukan musiknya. Sebab, musik sekarang mudah sekali dicari di internet. Justru, hal yang lebih berharga adalah kemampuan kita dalam mendengar, masih normal, baik, dan terpasang di tempatnya. Itu jelas nikmat dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Selain itu, yang tidak kalah disyukuri adalah masih semangat untuk berolahraga. Banyak orang yang mau gaya hidup sehat, tetapi selalu saja mencari alasan untuk tidak olahraga. 

Alasan sibuk, lah. Alasan hujan, padahal cuma gerimis. Alasan tidak ada sepatu yang bagus dan lain sebagainya. Intinya, memang sedang malas olahraga. Merasa badannya masih sehat, padahal penyakit sudah mulai menggerogoti dengan lambat. 




---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
 
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
 
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung