Masalah utamanya yang bikin geleng-geleng kepala lagi adalah hanya harga-harga barang di pasar yang terus naik, sementara pendapatan atau gaji kita justru stuck disitu saja.
Kondisi inilah seakan kita terjebak di dalam lingkaran setan finansial yang tidak tahu kapan akan berakhir.
Melihat situasi seperti ini sebenarnya apa sih yang bisa kita lakukan sebagai rakyat biasa ini, Be-emers?
Secara sistem kebijakan, kita memang sama sekali tidak memiliki campur tangan mengenai hukum untuk bisa langsung memberikan dampak terhadap nilai tukar rupiah.
Tapi Be-emers, bukan berarti kita harus pasrah begitu saja tanpa melakukan perlawanan secara finansial di kondisi seperti ini.
Salah satu tindakan yang paling bisa kita lakukan sekarang adalah dengan memprioritaskan belanja produk-produk lokal.
Di samping membatasi pengeluaran barang impor, kita juga harus seimbangkan dengan menjaga agar cash flow kita tetap aman dan cukup sesuai kebutuhan.
Sebisa mungkin hindari untuk mengendapkan uang dalam bentuk tunai di tengah merosotnya nilai mata uang.
Menghadapi situasi ekonomi yang tidak ramah ini menuntut kita untuk menjadi lebih mandiri,pekerjakeras, dan kreatif untuk mengamankan masa depan finansial kita sendiri, Be-emers.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Punya opini atau tulisan untuk dibagikan juga? Segera tulis opini dan pengalaman terkait investasi, wirausaha, keuangan, lifestyle, atau apapun yang mau kamu bagikan. Submit tulisan dengan klik "Mulai Menulis".
Submit artikelnya, kumpulkan poinnya, dan dapatkan hadiahnya!
Gabung juga yuk di komunitas Whatsapp Group kami! Klik di sini untuk bergabung
Kinanthi Ratri Sary
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.