Review Buku 'Filosofi Teras' Karya Henry Manampiring: Membawa Stoisme ke Dunia Generasi Modern

Buku Filosofi Teras Karya Henry Manampiring (Sumber gambar: campuspedia.id)

Buku Filosofi Teras Karya Henry Manampiring (Sumber gambar: campuspedia.id)

Like

Sebuah karya filosofis yang menggugah pikiran telah tiba, membawa kita pada perjalanan melalui zaman kuno Yunani-Romawi untuk menemukan kembali kebijaksanaan yang tersembunyi di balik emosi negatif.

"Filosofi Teras" karya Henry Manampiring, diterbitkan oleh Kompas Penerbit Buku pada tanggal 18 Desember 2018, adalah sebuah panduan yang praktis dan relevan bagi generasi milenial dan Gen-Z untuk menghadapi tantangan kehidupan.

Dalam buku ini, Manampiring membawa pembaca untuk menjelajahi konsep dan ajaran Stoisisme, sebuah mazhab filsafat kuno yang telah bertahan selama lebih dari 2.000 tahun.

Baca Juga: Novel Terbaru Melangkah Karya J.S. Khairen: Petualangan Epik dengan Sentuhan Pahlawan

Stoisisme bukanlah sekadar teori filsafat, tetapi juga merupakan filsafat praktis yang menawarkan pandangan tentang bagaimana kita dapat hidup dengan bijaksana, mengatasi rasa takut, dan menjaga ketenangan di tengah keadaan yang tidak pasti.


Salah satu aspek menarik dari "Filosofi Teras" adalah kemampuan Manampiring untuk menghubungkan filsafat kuno dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Melalui bahasa yang sederhana dan jelas, ia membantu pembaca memahami konsep-konsep Stoisisme dan menerapkannya dalam konteks kehidupan modern.

Dengan demikian, buku ini tidak hanya memberikan wawasan filosofis, tetapi juga menjadi panduan praktis yang dapat membantu pembaca mengubah cara pandang mereka terhadap kehidupan.

Selain itu, Manampiring juga menyajikan contoh-contoh praktis dan latihan-latihan yang dapat membantu pembaca menerapkan prinsip-prinsip Stoisisme dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Pia Devina Menghadirkan Kisah Romantis yang Memikat dalam Novel Play With Fire

Misalnya, ia mengajak pembaca untuk berlatih sikap penerimaan terhadap hal-hal yang tidak dapat mereka kontrol, serta untuk membedakan antara apa yang dapat mereka ubah dan apa yang tidak. Ini memberikan dimensi praktis pada buku ini, menjadikannya lebih dari sekadar bacaan teoritis.