Bisnis Kamu Gagal? Jangan Sedih Dulu, Ini Cara Agar Bangkit Kembali

Fail - Canva

Like

Jadi seorang pengusaha, tentu sudah harus siap dengan segala kemungkinan dan tantangan yang akan terjadi. Tak terkecuali risiko kegagalan bisnis.

Meski sudah sangat yakin dan melakukan persiapan dengan matang, risiko kegagalan bisa saja terjadi. Apalagi, di tengah kondisi pandemi Covid-19, bukan enggak mungkin kegagalan dalam berbisnis kerap menghantui.

Eits, jangan pesimis dulu dong. Kegagalan belum tentu jadi akhir dari segalanya.

Nasi yang sudah jadi bubur aja bisa jadi enak kalau ditambah kecap dan topping lainnya. Begitu juga dengan bisnis yang kamu jalani.

Kamu hanya perlu memulai kembali tantangan baru dan move on untuk berbisnis dengan cara yang lebih baik.


Daripada kamu berlarut-larut dalam kesedihan, dilansir dari Bisnis, ini cara agar bisnis kamu bangkit kembali
 

Tenangkan Pikiran

Pikiran yang kacau, enggak akan bisa membantumu menyelesaikan masalah. Kamu hanya butuh waktu untuk menerima kegagalan dan menenangkan diri.

Kalau kata CEO Incedo Nitin Seth, menerima kegagalan dari diri sendiri memang sulit dan kadang lebih mudah untuk disangkal. Namun, jangan terlalu lama terlarut dalam penyesalan. Soalnya, kegagalan itu juga bisa terjadi sama siapa saja kok.
 

Mulai Evaluasi

Kalau pikiran kamu sudah kembali tenang, yuk mulai deh evaluasi apa saja sih penyebab atau faktor dari kegagalan bisnis kamu tersebut. Hal ini dilakukan bukan semata-mata ingin membuat kamu mengingat-ingat masa lalu.

Lebih tepatnya, hal ini akan menyadarkan kamu untuk tidak melakukan kesalahan dua kali dan belajar dari kegagalan tersebut. Setelah melakukan evaluasi, biarkan diri kamu untuk memulai sesuatu yang baru ya!
 

Cek Kondisi Finansial

Selain evaluasi diri dan tindakan di masa lalu, kamu juga perlu cek kondisi finansial sebelum memulai bisnis kembali. Kalau ternyata kondisi keuangan kamu buruk, apalagi punya tagihan utang, enggak ada salahnya kok untuk mencari pundi-pundi uang dari jaringan profesional atau orang yang kamu kenal.

Eits, ini bukan berarti kamu meminjam uang mereka ya. Maksudnya, sementara waktu, kamu bisa bekerja untuk orang lain sambil mengumpulkan modal usaha lagi.

Ketimbang harus meminjam uang, lebih baik mengumpulkan modal kan? Beban utang kamu pun jadi enggak bertambah banyak deh.
 

Bangun Jaringan

Inilah pentingnya menjalin hubungan baik dengan banyak orang. Soalnya, hal ini bisa jadi penyelamat kamu untuk bangkit kembali.

Bagi Seth, teman-teman dan keluarga dapat memberikan dukungan sekaligus memberikan kritik dan saran yang jujur. Sehingga, kamu bisa lebih mawas diri dalam menghadapi kesulitan.

Enggak jauh beda, jaringan solid dalam lingkup bisnis seperti mentor dan sesama pengusaha juga bisa bantu kamu untuk mengembalikan kehidupan profesional dalam berbisnis kembali.
 

Temukan Jati Diri

Kamu dengan kekuatan yang sudah mulai pulih lagi, kamu sudah bisa merencanakan tujuan atau visi-misi bisnis kamu kedepan. Kamu bisa membuat roadmap untuk mengetahui bagaimana cara merealisasikan tujuan bisnis kamu itu.

Kamu bisa memulai kembali bisnis yang sama, atau bahkan memulai bisnis yang berbeda dari sebelum nya. Itu semua tergantung dari tujuan bisnis kamu tadi.

Yang terpenting, jangan sampai kamu terhambat oleh rasa takut. "Ingat, kamu akan menyesali hal-hal yang tidak kamu lakukan, bukan hal-hal yang kamu lakukan," kata seorang penulis dan pakar waralaba Tom Scarda.