5 Cara Dapatkan Tambahan Penghasilan untuk Beli Gawai Baru dengan Memanfaatkan Gawai Lama

5 Cara Beli Gawai Baru dengan Memanfaatkan Gawai Lama. Sumber Gambar Adobe Express

Tahun baru, rekan-rekan gadget atau gawainya pada baru. Aku berasa ketinggalan banget enggak sih dari mereka, gimana ya cara dapat gawai baru tanpa merusak perencanaan keuangan yang sudah ketat banget?

 
Oke, paham, coba yuk manfaatkan gawai lama biar dapat uang, biar bisa beli gawai baru. Enggak sekedar tukar tambah ya, soalnya kalau dengan cara seperti itu, dapat dipastikan nambahnya bakal lumayan banyak (banyak banget malah), dan bikin pusing.
 

5 Cara Dapatkan Tambahan Penghasilan untuk Beli Gawai Baru dengan Memanfaatkan Gawai Lama

Berikut adalah cara mendapatkan tambahan penghasilan untuk beli gawai baru dengan memanfaatkan gawai lama: 
 

1. Cari Tambahan Penghasilan Lewat Skill 

Bisa menulis, mengedit foto, mengedit video. 
 
Emang sih, yang jago nulis biasanya tetap bisa edit foto atau video, tapi biasanya sekedarnya kan? Sebaliknya, yang jago edit video, belum tentu ahli menulis, benar kan?
 
Jadi, benar-benar pahami dan asah potensi diri.
 
Jika potensi Be-emers menulis, maka bisa menulis artikel, buku, atau copywriting; Jika Be-emers ahli foto dan edit foto, bisa jual foto di platform tertentu, jasa desain grafis.

Jika Be-emers ahli edit video bisa buat konten, lakukan afiliasi, jasa edit video, dan jasa edit video sekaligus membuat konten untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
 

2.  Cari Tambahan Penghasilan Lewat Bidang yang Dikuasai

Selanjutnya, biar mudah dan tanpa beban berlebihan, mulailah dari hal yang diketahui atau dikuasai terlebih dahulu.
 
Bisa berupa teknologi, kuliner, atau otomotif.
 
Baik sebagai penulis, gambar atau video editor, apalagi jika menjadi reviewer atau micro-influencer. Brand seringkali mencari akun yang spesifik dengan keahlian tertentu, meskipun memiliki pengikut kecil.

Karena pengikut kecil ini biasanya loyal untuk menunggu informasi-informasi spesifik yang dibagikan oleh pemilik akun tersebut.
 
Mengelola Toko Online: Anda bisa memulai bisnis dropship tanpa modal besar. Kelola pesanan dan komunikasi pelanggan cukup melalui aplikasi Tokopedia Seller atau Shopee Seller Centre. 
Dengan strategi yang tepat, gawai yang Anda miliki akan menjadi aset produktif, bukan sekadar alat konsumsi.