Can This Love Be Translated? Udah Tayang! 4 Alasan Kamu Harus Nonton Dramanya

Drama Can This Love Be Translated? Tayang di Netflix (Sumber: Netflix dan Dokumentasi Pribadi)

Drama Can This Love Be Translated? Tayang di Netflix (Sumber: Netflix dan Dokumentasi Pribadi)


Be-emers, udah nonton Drama Can This Love Be Translated belum? Drama yang tayang di netflix ini banyak mencuri perhatian penggemar! 

Can This Love Be Translated cocok banget nih untuk kamu yang suka drama dengan genre romcom. Tayang dengan seluruh episode di tanggal 16 Januari tahun ini, sayang banget kalau kamu enggak nonton drama ini! 
 

Sinopsis Drama Can This Love Be Translated

Dari bahasa asing menjadi bahasa cinta yang perlahan mengawali kisah dua insan dalam menemukan cinta sejatinya.

Pertemuan pertama yang terjadi di Negeri Matahari Terbit membuat Cha Mu-hee (Go Youn-jung) dan Joo Ho-Jin (Kim Seon-ho) mengenali satu sama lain dengan harapan untuk tidak bertemu lagi.

Cha Mu-hee, aktris papan atas yang naik daun karena perannya menjadi zombie, sedangkan Joo Ho-jin, interpreter jenius dengan kepribadian yang tenang dan tegas. Hal ini membuat keduanya bertolak belakang dan memicu kesalahpahaman dalam memahami bahasa cinta mereka masing-masing. 

Hingga suatu hari, keduanya dipertemukan kembali dalam acara tv Romantic Trip ke Kanada dan Italia. Perjalanan romantis ini juga melibatkan aktor asal Jepang, Hiro Kurosawa (Sota Fukushi) yang menjadi lawan main Cha Mu-hee di acara tv Romantic Trip di dalam dramanya.


Dalam memahami bahasa cinta masing-masing, Cha Mu-hee dan Joo Ho-jin mulai menghadapi tantangan sepanjang perjalanan romantis mereka, seperti kisah cinta masa lalu dan kesalahpahaman dalam mengartikan cinta. 

Diperankan oleh Go Youn-jung dan Kim Seon-ho, membawa penonton untuk masuk ke dalam perjalanan yang berlika-liku untuk mencapai akhir yang bahagia. 
 

4 Alasan Kamu Harus Nonton Can This Love Be Translated?

Kali ini, penulis mendapatkan kesempatan untuk bisa terpilih dan hadir dalam Fan Event Can This Love Be Translated? yang diadakan pada hari Jumat, 16 Januari 2026.

Oleh karena itu, penulis akan membahas drama Can This Love Be Translated? Supaya bikin Be-emers penasaran dan coba untuk menonton dramanya.
 

1. Elemen Sinematografi

Drama Can This Love Be Translated? Memberikan sinematografi yang penuh kehangatan dan emosional, dengan visual yang memanjakan mata di setiap latarnya.

Jepang digambarkan dengan tone warna yang lembut dan tenang, merepresentasikan jarak emosional antara Cha Mu-hee dan Joo Ho-jin di awal pertemuan mereka.

Sementara itu, Kanada dan Italia hadir dengan lanskap yang luas, cahaya natural dengan pemandangan alam yang indah, serta komposisi gambar yang romantis, seolah menjadi simbol ruang baru bagi keduanya untuk saling memahami perasaan masing-masing.

Setiap adegan perjalanan tidak hanya berfungsi sebagai latar cerita, tetapi juga sebagai perantara untuk menunjukkan perkembangan emosi para karakter.

Selain itu, penggunaan close-up shot dalam momen-momen emosional berhasil memperkuat chemistry antar pemeran. Tatapan mata, jeda percakapan, hingga bahasa tubuh sederhana terasa begitu bermakna dan membuat penonton ikut tenggelam dalam konflik batin yang mereka rasakan.

Perpaduan visual dan alur cerita ini membuat drama terasa hangat, intim, sekaligus relatable bagi siapa pun yang pernah mengalami kebingungan dalam menerjemahkan perasaan cinta.

 

2. Karakter dan Chemistry

Go Youn-jung berhasil menghidupkan karakter Cha Mu-hee sebagai sosok perempuan yang tampak kuat di luar, tetapi menyimpan banyak keraguan dalam urusan perasaan.

Di sisi lain, Kim Seon-ho memerankan Joo Ho-jin dengan pembawaan tenang dan penuh empati, membuat karakternya terasa dewasa dan menenangkan. Perbedaan kepribadian ini justru menjadi daya tarik utama, karena menghadirkan dinamika hubungan yang tidak monoton dan penuh kejutan emosional.

Chemistry keduanya terasa natural, tidak berlebihan, tetapi cukup kuat untuk membuat penonton ikut tersenyum, gemas, dan menangis.

Setiap dialog sederhana yang mereka ucapkan seolah memiliki makna lebih dalam, terutama ketika keduanya berusaha memahami bahasa cinta masing-masing.

Hubungan mereka tidak dibangun secara instan, melainkan melalui proses yang realistis dan penuh pembelajaran seiring dengan perjalanan romantis mereka berlangsung.