Kenalan dengan SOP Bisnis dan Cara Membuatnya!

Cara Membuat SOP yang Baik untuk Organisasi Bisnis (Sumber gambar: Freepik.com)


Be-emers, menjadi seorang pebisnis pasti akan menemukan banyak istilah penting di dalamnya. Satu di antara sekian banyak istilah penting tersebut mungkin adalah SOP.

Sekilas terlihat sederhana, tapi pernah enggak sih kepikiran apa itu SOP dan bagaimana cara membuatnya?


Kenalan dengan SOP untuk Bisnis

SOP adalah Standar Operasional Prosedur, dokumen yang bersifat sebagai panduan untuk setiap lini karyawan dapat melakukan pekerjaan tertentu secara lebih efektif dan efisien.

Dokumen ini pada umumnya dirumuskan bersamaan dengan business plan. Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari SOP ini. Beberapa di antara sekian banyak manfaat tersebut seperti:

  • Menjaga kualitas dan stabilitas pekerjaan tertentu.
  • Membantu karyawan Anda menjadi lebih mandiri.
  • Memudahkan akuntabilitas dan proses monitoring dari atasan.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan disiplin.
  • Membantu perusahaan untuk menghemat banyak biaya operasional bisnis.

Ok, Be-emers, sudah memahami apa itu SOP dan manfaatnya secara sekilas. Kini, saatnya penulis berbagi tips dan trik sederhana bagaimana cara membuat SOP yang baik untuk organisasi bisnis kamu.

Tips dan trik yang penulis bagikan ini terdiri dari lima langkah sederhana tetapi memiliki dampak powerful untuk peningkatan kualitas aktivitas operasional bisnis harian kamu.
 

Tips Membuat SOP Bisnis yang Mesti Kamu Perhatikan 

Penasaran apa saja lima langkah sederhana tersebut? Simak baik-baik artikel ini ya!

1. Apa Tujuan Bisnis Kamu?


Langkah pertama yang harus kamu lakukan ketika membuat SOP adalah memahami terlebih dahulu tujuan bisnis.

Pemahaman yang baik akan tujuan bisnis sendiri adalah lampu jalan terbaik yang harus kamu miliki. Tanpa itu, Be-emers tidak pernah mengerti arah dari bisnis yang akan dijalankan. Kebanyakan pebisnis berpengalaman memulai bisnisnya dari sesuatu yang ia kuasai.

Contohnya pebisnis yang membangun Agency SEO sendiri, berawal dari mereka yang senang dan menguasai blog.

Selain itu, banyak juga pebisnis yang memulai perjalanan bisnisnya dari rasa simpati terhadap suatu permasalahan yang dialami oleh banyak orang, tetapi tidak kunjung mendapatkan solusi yang tepat.

Pebisnis seperti ini, umumnya akan mendirikan model bisnis start-up. Contohnya seperti pendiri Canva, Melani Perkins yang merasa iba melihat banyak orang yang ingin menjalankan konsep content marketing dalam bisnisnya, tetapi tidak memiliki basic desain dan penggunaan tool seperti Adobe Photoshop, Illustrator, Premiere, dan lainnya yang sejenis dengan baik.
 

2. Pahami Struktur Organisasi Bisnis dan Role Setiap Karyawan

Langkah kedua adalah Be-emers harus memahami struktur organisasi bisnis yang akan dibangun.

Pemahaman seperti ini penting untuk dikuasai karena dapat membantu kamu lebih mudah mengorganisir setiap pekerjaan khusus yang didapatkan oleh bawahan.

Selain itu, kamu juga harus dapat memahami role atau peran dari setiap karyawan. Hal ini dimaksudkan agar dokumen SOP yang dikreasikan tidak memuat pekerjaan yang berada di luar kompetensi karyawan.

Selain itu, pemahaman akan aspek penting ini juga dapat membantu Be-emers menentukan fasilitas pendukung kerja yang relevan.

Pada akhirnya, dokumen SOP yang telah kamu kreasikan benar-benar dapat memaksimalkan manfaat SOP itu sendiri, yakni meningkatkan produktivitas kerja karyawan.

Karyawan dapat bekerja dengan aman dan nyaman tanpa harus merasa terbebani dengan pekerjaan di luar kompetensinya.