Jangan Sampai Rugi! 6 Strategi Bisnis Ramadan Supaya Laris Manis dan Makin Cuan

Jangan Sampai Rugi! Berikut 6 Strategi Bisnis Ramadhan Biar Laris Manis dan Makin Cuan. Sumber Gambar Adobe Express

Jangan Sampai Rugi! Berikut 6 Strategi Bisnis Ramadhan Biar Laris Manis dan Makin Cuan. Sumber Gambar Adobe Express

Be-emers, Ramadan bisa dikatakan prime timenya bagi para pelaku bisnis.
 
Selain karena per orang mungkin punya tabungan lebaran (kalau di tempat penulis namanya Taleb), arisan lebaran, Tunjangan Hari Raya (THR) atau memang sekedar lapar mata, ini membuat pergeseran pola konsumsi yang drastis.

Kebutuhan makanan, fashion, dekorasi rumah, hingga jasa pengiriman meningkat hingga berkali-kali lipat. 
 

Jangan Sampai Rugi! 6 Strategi Bisnis Ramadan Supaya Laris Manis dan Makin Cuan

Berikut adalah strategi bisnis di bulan Ramadan yang bisa kamu terapkan supaya laris manis dan makin cuan: 
 

1. Coba yang Nyaman Dulu

Bisnis yang lagi viral, termasuk di bulan ramadhan, memang menggiurkan, tapi Be-emers ada banyak “lubang” tak kasat mata yang bisa jadi membuat kita berulang kali jatuh.
 
Jadi, biar kita nyaman dan tidak meninggalkan trauma berlebih, akibat bisnis, coba bisnis yang nyaman dulu, yang ini biasanya adalah jenis bisnis yang sudah kita kuasai.
 
Kalau sudah mulai menguasai di satu bidang, baru coba kembangkan sayap.
 

2. Gunakan Bahan Kearifan Lokal 

Perhatikan juga supply chain atau rantai pasok. Artinya jangan memaksakan bisnis dengan bahan baku yang sudah mahal, meskipun sedang viral. Karena ini akan membuat modal bengkak dan keuntungan menipis.

Baca Juga: 5 Strategi Ampuh Live Streaming Biar Produk Laris ala Elnisha Boutique
 
Jadi, misal nih, yang sedang viral “Mango Sago Jelly Ball”, tapi karena penulis tinggal di lokasi Pemalang misalnya, di sini banyak terdapat nanas, penulis seharusnya bergeser ke buah nanas. Jadi “Pineapple Jelly Fruti”.
 

3. Terapkan Hook-Value-CTA

Untuk beriklan, jangan lupa buat pembuka yang semenarik mungkin-tonjolkan nilai produk kita, lalu buat pelanggan takut kehabisan.
 
Misalnya nih, jika penulis jadi berjualan “Pineapple Jelly Fruti”, maka Hooknya:
“Buka puasa nggak sempet nyiapin takjil bernutrisi? Tenang, kami solusinya”
 
Valuenya
  • “Dari buah segar pilihan (si eksotik nanas madu Pemalang)
  • Tanpa pemanis, pewarna, dan pengawet buatan
  • Fresh setiap hari”

Call To Action (CTA)-nya
  • “Harga cuma Rp10.000-an aja, stok terbatas cuma 40 cup sore ini, takjil manis bernutrisi biar tetap juara.
  • Lokasi:...
  • Bisa COD jika…
  • Klik WA di sini buat amankan takjilmu ya…”