5 Cara Berbisnis Produk Anti Mainstream yang Bisa Kamu Terapkan

Bukan Sekadar Bisnis, Berikut 5 Cara Berbisnis Produk Anti Mainstream. Sumber Gambar Adobe Express

Penulis juga sedang mengembangkan bisnis anti mainstream nih Be-emers. Rasanya capek  kalau perang harga. Jadi penulis ingin mengatur sendiri harga yang ingin diterapkan sesuai keinginan penulis. Terdengar agak tinggi? Namun demikianlah adanya.

 
Terjebak dalam persaingan harga itu destruktif. Oleh karena itu pebisnis dituntut untuk merumuskan ulang melalui pendekatan yang bervariasi dan anti mainstream.
 
Tetapi untuk mencapai hal itu, memang ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Misalnya nih, mengikuti strateginya Starbuck yang benar-benar mengembangkan kurikulum untuk karyawannya, dan lain-lain. Yuk cek detailnya berikut.
 

5 Cara Berbisnis Produk Anti Mainstream yang Bisa Kamu Terapkan

Bukan Sekadar Bisnis, Berikut 5 Cara Berbisnis Produk Anti Mainstream  
 

1. Buka dan Cek Pasar

Ciri utama dari produk anti mainstream adalah, belum banyak, bahkan mungkin produk tersebut tidak ada di pasaran.

Oleh karena itu kita harus cek pasar terlebih dahulu, meraba-raba pasar, dan yang paling berat adalah istilah babat alas. Yang kita tahu, membabat alas itu bukan suatu pekerjaan yang mudah, tapi berat.
 

2. Lupakan Brand Dahulu

Memang benar, brand sudah harus dipikirkan bahkan sejak sebelum bisnis dilahirkan. Tapi, Be-emers bisa simpan dulu untuk diri sendiri.

Di dalam kotak yang tersimpan rapi, disembunyikan, sebagai harta Karun. Yang siap dibuka nanti suatu saat.
 
Saat ini, fokus dulu untuk uji coba pasar. Coba sebarkan produk di pasar, dan cek respon pasar tersebut.
 
Jangan sampai sudah membuang sekian besar dan untuk membuat dan membangun brand, ternyata produk tidak diterima pasar