3 Tantangan Bisnis Keluarga dan Cara Mengatasinya ala Elnisha Boutique

Manisha Khumairo, founder Elnisha Boutique (Sumber gambar : Instagram Elnisha Boutique)

Manisha Khumairo, founder Elnisha Boutique (Sumber gambar : Instagram Elnisha Boutique)


Be-emers, dalam sebuah bisnis keluarga pasti ada tantangan yang muncul. Tak jarang tantangan tersebut berpotensi memunculkan konflik yang memperburuk hubungan keuarga atau menurunkan kinerja dari bisnis yang sedang dibangun. 

Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui dan memahami tantangan atau hambatan yang mungkin muncul saat mengelola bisnis keluarga. Tujuannya agar dapat mengantisipasi hal-hal yang lebih buruk muncul.

Begitupula yang terjadi pada brand Elnisha Boutique, dimana Manisha Khumairo, selaku foundernya menceritakan tantangan yang dihadapinya ketika memulai memegang bisnis keluarga ini.


Sejarah Elnisha Boutique

Memiliki keluarga dengan latar belakang pengusaha fashion yang saat itu sedang mengalami penurunan akibat pandemi, membuat Manisha mau tak mau harus turut membantu usaha keluarganya di Tanah Abang.

Pandemi yang membuat pasar Tanah Abang sepi pengunjung membuat Manisha memutar otak agar stok barang tidak menumpuk, hingga akhirnya dia mulai menjualnya secara online.

Sejak itulah nama Elnisha Boutique mulai dikenal oleh para pecinta fashion di Tanah air.


Baca Juga: Membedah 6 Unique Selling Point Elnisha, Bisa Dicontoh Pebisnis Pemula
 

3 Tantangan yang Dihadapi Elnisha Boutique

Merupakan bisnis yang diwariskan dari orang tua, tidak serta merta membuat Manisha hanya santai menikmati bisnis tersebut.

Banyaknya tantangan yang muncul, mulai dari lingkungan internal sampai dengan dari lingkungan luar atau eksternal.

Akan tetapi bagi Manisha hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk terus berkembang, ia juga memberikan beberapa tips untuk menghadapi tantangan yag muncul dari bisnis fashion, terutama apabila usaha tersebut merupakan usaha keluarga.
 

1. Pola Pikir yang Berbeda

Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh pada jaman yang berbeda, sudah pasti perbedaan pola pikir dalam keluarga  merupakan hal yang pasti ada.

Dalam hal ini, Manisha menjelaskan bahwa orang tuanya yang terbiasa dengan sistem penjualan offline harus mulai beradaptasi dengan penjualan online ketika usaha ini mulai dipegang olehnya.

Awalnya menyatukan pola pikir ini mengalami kesulitan akan tetapi dengan kesadaran masing-masing pihak akhirnya perbedaan tersebut bisa disatukan.