5 Pelajaran dari Peringatan Hari Raya Imlek: Dari Ketekunan hingga Growth Mindset

5 ilmu di Berbagai Aspek Kehidupan yang Bisa kita Terapkan dari Peringatan Imlek. Sumber Gambar Adobe Express

Be-emers, sebentar lagi, tepatnya tanggal 17 Februari akan ada perayaan Imlek nih. Selamat bagi yang merayakan ya!
 
Keberagaman budaya di Indonesia itu sebenarnya membawa banyak pelajaran untuk kita. Termasuk Imlek. Dan berikut diantaranya: 
 

5 Pelajaran dari Peringatan Hari Raya Imlek: Dari Ketekunan hingga Growth Mindset

Berikut adalah 5 pelajaran dari peringatan Hari Raya Imlek yang dapat dipelajari: 
 

1. Ketekunan dan Kualitas 

Kali ini kita dapat mendapatkan pelajaran tentang ketekunan dan kualitas dari kue keranjang nih Be-emers.

Dalam kehidupan ini, kita tahu bahwa proses menentukan hasil. Tidak ada jalan pintas untuk mendapatkan kualitas. Dan kita bisa belajar itu dari proses pembuatan kue keranjang. 

Menurut foodreview.co.id, proses pembuatan kue keranjang meliputi: 1) penghalusan beras ketan dan gula tebu; 2) fermentasi selama tiga hari; 3) dikukus selama 12 jam. 

Ini akan menciptakan tekstur kue keranjang yang kenyal dan awet alami. Bahkan, sifat lain dari kue keranjang ini adalah semakin lama disimpan semakin manis. 
 

2. Belajar Perencanaan dan Efisiensi 

Kita bisa belajar perencanaan dan efisiensi ini dari hidangan ikan.

Tradisi makan ikan saat Imlek melambangkan pepatah "Nian Nian You Yu", yang artinya, tiap tahun (seharusnya) ada sisa atau kelebihan. Ikan tidak dihabiskan seluruhnya sebagai simbol tabungan.

Begitu pula dalam kehidupan ini. Baik pengelolaan uang sebagai individu, atau misalnya kita sedang mengelola bisnis, kita harus melakukan perencanaan dan efisiensi.

Kita harus memanfaatkan bahan baku secara efisien, di saat yang bersamaan, menghasilkan limbah yang sedikit bahkan nol (zero waste). Yaitu dengan mendaur limbah tersebut menjadi produk tertentu sehingga bermanfaat. 

Fokus latihan menghitung kebutuhan pokok saja dan meminimalisasi praktik membuang makanan dalam kehidupan sehari-hari, juga relate dengan makan ikan pada saat perayaan Imlek ini.

 

3. Pentingnya Harmonisasi dalam Makanan dari Warna hingga Rasa 

Sekarang kita beralih ke makanan ya Be-emers. Karena kita tidak bisa lepas dari makanan. Karena makanan adalah kebutuhan pokok. Kita belajar dari hidangan Yu sheng.

Yu sheng merupakan salad ikan segar yang terdiri dari berbagai sayuran dan buah yang berwarna-warni. Yu sheng ini melambangkan kebersamaan dan harapan.

Be-emers, Alih-alih hanya makan itu-itu saja, apalagi yang kurang sehat, bisa nih, belajar menentukan harmoni rasa dan warna dari Yu sheng.

Yang kita tahu, bahkan ini diterapkan di berbagai restoran mewah, estetika (plating) dan sensorik merupakan hal yang penting dalam makan dan membangkitkan selera makan. 

Be-emers, bisa mengkombinasikan berbagai tekstur seperti renyah dan lembut; rasa seperti asam, manis, dan gurih, sehingga tercipta harmoni dalam produk pangan.