5 Tips Optimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan bagi yang Masih Bekerja

5 Tips Optimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan bagi Si Sibuk. Sumber Gambar Adobe Express


Be-emers, penulis itu kadang ingin ya, mengenang masa-masa senggang dahulu, atau memang mengikuti sunah Rasulullah, yaitu tenang di 10 hari terakhir.

Tetapi apa hendak di kata, kehidupan tidak selalu sesuai keinginan. Sekarang sudah terikat kerja, yang artinya belum libur.

Ada anak kecil, yang artinya harus menyiapkan ini dan itu, dan ada kegiatan lain yang menyita waktu dan harus diselesaikan juga. 
 

5 Tips Optimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan bagi yang Masih Bekerja

Berikut adalah tips mengoptimalkan ibadah di 10 hari terakhir bulan Ramadan bagi yang masih bekerja: 
 

1. Optimalkan di Tempat Kerja

Bagi perempuan, beberapa pekerjaan justru fokus ketika dikerjakan di kantor atau tempat kerja. Apalagi jika di rumah sudah ada anak kecil.
 
Jadi, yang pertama, selesaikan pekerjaan kantor yang bisa dikerjakan, lalu lanjutkan dengan pekerjaan lain yang juga bisa dikerjakan di kantor.

Dengan catatan tetap fokus dan tidak saling mengganggu ya, jadi tetap profesional. Kuncinya adalah mengoptimalkan pemanfaatan waktu
 

2. Tadarus di Dead Time

Waktu-waktu kosong yang pendek di antara pekerjaan yang satu dengan yang lain (dead time) bisa digunakan untuk tadarus nih
 
Misalnya kalau dulu pas tidak puasa ada coffee break atau makan siang, atau rehat sejenak di waktu-waktu tertentu, sekarang waktu tersebut bisa digunakan untuk tadarus Al Quran.
 
Bahkan dead time menjelang berbuka puasa misalnya.
 

3. Batasi Waktu

Kegiatan lain yang dimaksud penulis misalnya bisnis, atau pekerjaan sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan misalnya. Kita tahu bahwa momen Ramadan itu waktu saat uang berputar dengan cepat, dan kadang seolah jual apapun, baik produk atau jasa, lumayan laku.
 
Tapi, Be-emers tetap bisa tentukan batasan waktu, terutama di 10 hari terakhir di bulan ramadan ini, biar tenang.

Misalnya, janji tidak akan mengurusi bisnis setelah Maghrib. Ini juga akan menambah ketenangan batin dan mengurangi rasa bersalah karena ‘mengejar duniawi’ misalnya.