Brand Fashion Wajib Tahu! Meski Ada Online Store, Offline Store Tetap Menjanjikan!

Maksimalkan peluang e-commerce dan offline store di industri fashion (Sumber: Canva dan Freepik.com)


Hai, Be-emers! Lima tahun terakhir, perkembangan teknologi telah mengubah banyak kebiasaan kita, termasuk cara berbelanja.

Apalagi sejak pandemi Covid-19, masyarakat semakin terbiasa berinteraksi dan bertransaksi secara online. Kebiasaan ini akhirnya membentuk pola belanja baru, termasuk di industri fashion.

Saat ini, pelanggan punya banyak pilihan untuk membeli produk fashion, mulai dari pembelian lewat marketplace hingga datang langsung ke toko terdekat.

Perjalanan belanja ini sering dimulai dari satu kebiasaan, seperti scrolling di media sosial.

Konten outfit di TikTok, video GRWM (Get Ready With Me), sampai inspirasi mix & match di Instagram sering kali memicu rasa penasaran audiens. Dari yang awalnya melihat etalase produk, memasukkannya ke daftar belanja, lalu akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut.


Maka dari itu, brand fashion nggak cukup hanya fokus di satu kanal saja. Peluang cuan justru lebih besar ketika e-commerce dan offline store berjalan beriringan. Kanal digital juga berfungsi untuk menarik perhatian, sementara pembelian langsung di toko membantu memperkuat pengalaman dan kepercayaan pelanggan.

Di era serba visual ini, media sosial bisa dibilang menjadi etalase pertama sebuah brand. Pelanggan akan lebih dulu melihat dari feed Instagram, video review dari KOL, atau konten styling yang relatable dengan keseharian mereka.

Konten brand nggak bisa berhenti di foto katalog saja, Be-mers. Audiens juga perlu dibantu membayangkan bagaimana produk itu dipakai dalam kehidupan nyata.

Misalnya lewat konten styling untuk kerja, hangout, atau acara formal. Semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari, semakin besar peluang audiens lanjut ke tahap pembelian.
 

Meski Ada Online Store, Offline Store Tetap Menjanjikan!

Namun, daya tarik offline store tetap enggak bisa diabaikan. Dalam industri fashion, pelanggan sering ingin memastikan bahan, warna asli, hingga fitting produk sebelum membeli.

Offline store memberi ruang untuk pengalaman yang lebih personal, mulai dari interior toko yang nyaman, display produk yang menarik, sampai pelayanan staff yang bisa membantu memilih ukuran atau styling.