3 Strategi Jitu Moms Bangun Bisnis Fashion dari Rumah ala Womenwear

Gamis Womenwear dari Shopee Womenwearhijab

Hai, moms, perkenalkan saya adalah mom yang kerjaannya di rumah, full time di rumah. Meskipun di rumah, saya juga memiliki kegiatan sampingan yang dilakukan di rumah juga. Sekali-kali jalan-jalan juga tidak mengapa kan? Seperti mom yang lain, saya juga butuh hiburan.
 
Hiburan saya adalah saat bisa bersuara lewat tulisan, juga menyamperin rumah tetangga dengan membawa dagangan. Tahu lah, ya, Moms. Kalau para mom sudah keluar rumah, meskipun bawa dagangan pasti lama banget. Anak-anak suka bilang,"Ummi kalau sudah keluar, pasti deh suka lama!"
 
Sebenarnya, lamanya saya diluar itu bukan karena ngegosip, ya, moms. Kan saya dagang produk fashion banyak, seperti baju, gamis, jilbab, kaos kaki, celana kulot, joger anak, sandal, dan lain sebagainya. Kan tidak mungkin saya datang, buka lapak, duduk manis, diam seribu bahasa, terus pulang. Tidak begitu juga, ya, moms. Ada strategi yang bisa dilakukan moms dalam membangun bisnis.
 

Tidak Malu dan Berani dalam Berdagang

Ada hal penting dan ini bukan hanya strategi dalam berdagang, tetapi ini dasar yang harus dimiliki para pedagang termasuk penjual pakaian atau fashion. Ini strategi pertama dan penting dalam membangun bisnis fashion, yaitu tidak malu. Seorang pedagang harus 'bermuka tembok' saat menawarkan dagangan meskipun tidak ada yang mau membeli dagangannya. 
 
Tidak malu ini pun termasuk pandai menawarkan dagangan dengan harga yang telah dipikirkan dengan matang. Begitu juga, para pedagang tidak malu menyebutkan kekurangan dan kelebihan barang dagangannya bila ada yang bertanya. Sikap tidak malu dan berani ini harus dimiliki oleh para pedagang fashion. Bisa jadi, pedagang itu harus memberanikan diri untuk mengenakan produk pakaian yang dijualnya.

Baca Juga: Strategi Anti Gagal Bangun Brand Fashion untuk Mom
 
Kepercayaan diri penjual dalam memperkenalkan produknya akan membuat pembeli tertarik. Jika sudah tertarik, maka dengan sedikit senyuman saja pembeli mau membeli produk miliknya. Maka, jangan heran bila kehadiran penjual yang ramah dan berani kini akan meningkatkan omset penjualan si pemilik toko.