Siasat Womenwear membangun brand awareness [IG Womenwear]
Like
Salah satunya Womenwear, brand lokal asal Banten yang telah eksis 11 tahun lamanya. Merek ini berevolusi dari awalnya bisnis rumahan hingga menjadi salah satu brand yang diperhitungkan di industri mode nasional.
Mengintip Instagramnya, Womenwear tak tergolong rajin posting. Sebagai mantan insan media dan ikut terjun memoles Instagram di perusahaan lama, saya angkat jempol dengan cara admin Womenwear menyajikan konten mereka.
Siasat Womenwear Membangun Brand Awareness Lewat Konten
1. Fokus First Impression dalam 3 Detik Pertama
Rahasianya: gunakan strong hook di awal kalimat. Misalnya "Kalau warnanya semanis ini emang yakin bakal bisa nolak?" ketika Womenwear mengenalkan Vanesha Set tergres varian Misty Green. Satu sisi bikin mikir, sekaligus menantang adrenalin audiens untuk langsung checkout saat itu juga.
2. Gunakan Gaya Storytelling, Bukan 'Langsung Jualan'
3. Tak Hanya Produk, Womenwear Jualan 'Rasa'
Alih-alih hanya menampilkan baju, mereka membangun suasana. Selain foto, harga, juga promo (kalau ada) Womenwear mengemas positive vibes dari produknya.
Contoh: konten 'jualan' Dress Tunik, deskripsinya: koleksi baru yang manis, flowy, dan kalau dipakai aura anggun langsung keluar semua. Kombinasi marketing + customer psychology yang ideal!
4. Kreasi Friendly Content
"Bahannya apa min? Ada ukurannya ngga? Harganya berapa? Tanpa basa basi Minlov jawab pertanyaannya di sini". Usai ngobrol, langsung deh dilanjut jualan produk berikut deskripsi produknya, detail, dan printilan lainnya.
5. Menjaga Visual Konten Sebagai Identitas
Yang mereka jaga:
- Tone warnanya earthy & natural [beige dan warna lembut]
- Angle foto feminin, tidak neko-neko
- Mood kontennya santun, hangat, ceria
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.