Ingin Bisnis Sukses, 7 Mindset yang Wajib Dimiliki Pebisnis Modern

Mindset yang wajib dimiliki pebisnis [Freepik]


Modal gacor, networking, strategi pemasaran digadang sebagai kunci sebuah bisnis terus berkembang. Tak salah, tapi jangan sampai kamu yang sedang di titik merintis melupakan satu hal krusial ini: mindset.

Dua sepupu lelaki saya bersama istrinya masing-masing adalah business people. Pasangan pertama adalah reseller daging dan owner bisnis kuliner. Satunya lagi memiliki Event Organizer plus usaha printing.

Melihat mereka bekerja sehari-harinya, saya kerap berpikir: enak juga mereka ya bisa jadi bos untuk diri sendiri. Mulia bahkan karena menolong orang lain dengan membuka lapangan pekerjaan.

Kita sering melihat orang berbisnis kulit enaknya saja, tanpa menggali lebih dalam pola pikir seperti apa yang terus mereka pertajam dalam hidupnya.


Mindset yang Harus Dimiliki Pebisnis Modern

Pebisnis yang sukses bukan yang paling pintar, melainkan yang memiliki pola pikir yang tepat dan terus diasah. Berikut deretan yang patut dimiliki:


1. Bertumbuh dengan Growth Mindset

Bisnis bertumbuh, otak pemiliknya juga wajib tumbuh. Itulah kenapa owner harus memiliki pola pikir yang berkembang. Alih-alih berkata “Saya tidak bisa”, mereka berpikir: “Saya belum bisa, tapi saya bisa belajar.”
 
Mindset ini membuat kamu lebih tertantang mencoba hal baru, tidak mudah menyerah, dan cepat beradaptasi dengan perubahan.


2. Problem Solver Andal

Baik bisnis hasil merintis maupun pewaris, dalam bisnis pasti ada masalah. Yang membedakan adalah: seperti apa pelaku bisnis menyikapi masalah yang ada? Menyalahkan keadaan? Atau mencari solusi?


Pebisnis yang termotivasi untuk sukses tidak lari dari masalah, tetapi memutar otak: apa yang harus saya lakukan? Apakah ada benefit yang bisa diambil dari kerugian ini? Bukan tak mungkin ada peluang inovasi baru berawal dari masalah.


3. Berpikir untuk Jangka Panjang

Orang yang ingin bisnisnya terus tumbuh tidak lantas terlena dengan cepat untung. Ia fokus pada keberlanjutan. Profit yang didapat tidak digunakan untuk gaya hidup, kalau bisa malah diputar jadi modal tambahan.

Kalau sudah terpikir ekspansi, owner rela mengeluarkan dana lebih untuk memberikan pelayanan ekstra, menjaga kualitas, atau membangun komunitas pelanggan.


4. Berani Mengambil Risiko

Poin ini bukan berarti nekat, tapi berani mengambil keputusan setelah mempertimbangkan data dan kemungkinan yang tersedia. Pola pikir seperti ini penting, karena kalau tidak ada risiko bagaimana bisnis akan maju?


5. Fokus Value

Pebisnis yang hanya mengejar uang biasanya cepat kehilangan arah. Sebaliknya, mereka yang fokus pada nilai akan membangun bisnis yang lebih kuat. Tanya pada diri sendiri:

  • Apa manfaat nyata yang telah saya berikan pada pelanggan?
  • Masalah apa yang sudah berhasil saya selesaikan?


6. Discipline and Consistency is Key

Semangat membara terpatri di awal ketika SOP bisnis sudah jadi, tetapi tidak menutup kemungkinan motivasi mengendur di tengah jalan. Wajar kok, sepupu saya yang punya bisnis sendiri itu sering mengalami. Apalagi kalau ditantang semesta dipertemukan klien 'ajaib'.

Patut dicatat bahwa konsisten penting supaya bisnis kita naik kelas. Pisahkan urusan operasional bisnis dengan mood pribadi, terus berjuang walaupun hasilnya belum sesuai ekspekstasi awal.