Memajukan Fashion Lokal di Pasar Global (Sumber: Freepik.com dan Canva)
- Steve Jobs -
Setiap pelaku usaha pasti punya mimpi untuk berkembang dan memberi dampak yang lebih luas, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga daerah lokalnya.
Hal ini juga berlaku di industri fashion, di mana banyak brand lokal yang awalnya tumbuh dari skala kecil kini mulai menunjukkan potensi besar.
Namun, melangkah ke pasar global bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Dibutuhkan keberanian untuk bisa keluar dari zona nyaman, sekaligus strategi yang matang agar brand bisa diterima di pasar global.
Be-emers, bawa fashion lokal ke ranah internasional itu bukan hal yang mudah, lho!
Hal ini menjadi pembuktian dari brand untuk dapat mampu beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya.
Dengan menggunakan strategi yang tepat, peluang brand untuk dikenal secara global akan menjadi impian yang nyata.
Pengin Bawa Brand Fashion Kamu Go International, Ini yang Perlu Kamu Lakukan!
Berikut adalah langkah yang bisa kamu lakukan untuk membawa brand fashion kamu go international:
1. Riset Pasar Global
Sebelum kita masuk ke pasar internasional, kita perlu untuk melakukan riset pasar mendalam terkait situasi terkini dalam industri fashion.Setiap negara punya kultur dan karakter masyarakat berbeda, mulai dari selera fashion hingga gaya komunikasi satu sama lain. Tidak semua pasar cocok untuk semua brand, jadi penting juga untuk kita bisa memilih wilayah yang punya keselarasan dengan identitas brand.
Kemudian, agar brand mu bisa diterima dengan baik, kamu harus bisa memahami berbagai makna warna, gaya visual, sampai tren lokal karena hal ini termasuk yang cukup berpengaruh dalam penerimaan produk di lingkungan masyarakat.
Dengan melakukan riset dengan tepat dan terperinci, sebuah brand akan bisa mengetahui jika terdapat kesalahan dan menanggapinya dengan sigap dan cepat sekaligus bisa meningkatkan relevansi di pasar yang dituju oleh brand.
2. Hadirkan Tim Lokal
Mungkin awalnya tidak terpikirkan kalau kehadiran tim lokal itu sebenarnya bisa sangat membantu untuk mempercepat proses adaptasi karena mereka yang lebih memahami daerahnya, seperti kondisi pasar terbaru dan perilaku konsumen sehari-hari.Selain itu, tim lokal bisa membantu menyusun strategi pemasaran yang lebih sesuai agar dapat diterima oleh masyarakat setempat.
Tim lokal memiliki peran penting untuk menciptakan interaksi yang nyaman dengan konsumen sehingga dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus memperkuat posisi brand di lokasi setempat.
3. Ekspansi Penjualan Regional
Melakukan ekspansi tidak harus langsung ke pasar global lho, Be-emers!Ekspansi penjualan bisa dilakukan ke wilayah terdekat dari brand dan juga dapat dipertimbangkan dari wilayah yang memiliki kedekatan budaya dan preferensi brand, seperti kawasan Asia Tenggara.
Dengan memulai dari pasar terdekat, brand menguji strategi dengan risiko yang lebih terkontrol karena jarak wilayah yang masih berdekatan dan menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya. Setelah itu, brand bisa melangkah ke pasar yang lebih luas dengan persiapan yang lebih matang.
Tulis Komentar
Anda harus Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.