Masih Dianggap Pelit? Frugal Living Ternyata Bukan Soal Menahan Diri

Menabung Uang Koin (Sumber: https://www.pexels.com/photo/person-putting-coin-in-a-piggy-bank-3943714/ )


Pernah ndak sih kamu di cap “pelit” cuma gara-gara nggak ikutan nongkrong di cafe atau lebih pilih beri barang second tapi masih bagus?.

Kalau iya, kita sama kok.  Karena sebenarnya yang dilakukan bukan pelit, tapi memilih prioritas tertentu. 

Apalagi in this economy seperti sekarang nih. Menerapkan gaya hidup frugal living bukan sekedar menahan diri biar nggak keluar uang, tapi lebih ke arah smart spending yaitu tau kapan harus hemat, kapan harus keluarin uang, dan kapan harus investment?. 


Apa Perbedaan Frugal Living dan Pelit?

Walaupun sama-sama identik dengan hidup hemat, orang pelit biasanya akan menghindari pengeluaran untuk hal-hal penting. 

Sedangkan orang yang hidup dengan frugal living justru tahu kapan harus mengeluarkan uang, dan memastikan setiap pengeluaran itu terkelola dengan baik. 


Mengapa Frugal Living Penting?

Bagi aku pribadi, memilih gaya hidup frugal living itu membantu untuk menghindari pembelian impulsif.


Apalagi di era cashless society, dimana hampir semua transaksi dapat dilakukan dengan QRIS, debit dan kredit. 

Melalui kemudahan inilah, seringkali membuat kita tidak sadar ketika banyak uang yang keluar. Sehingga, melalui gaya hidup frugal living, kita dapat belajar menahan diri agar setiap pengeluaran dapat terkelola dengan baik, 
 

Cara Menerapkan Frugal Living

Jika kamu ingin menerapkan frugal living di kehidupan sehari-hari, maka berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan seperti: 


1. Prioritaskan Kebutuhan 

Jika kamu ingin menerapkan  frugal living, tentu saja kamu harus belajar memprioritaskan kebutuhan. Artinya, kamu perlu untuk mengelola pengeluaran yang benar-benar penting seperti  makan, transportasi, apapun keinginan saat mengikuti tren (FOMO). 

Kalau aku pribadi, biasanya fokus pada kebutuhan pokok, baru sisanya dialokasikan untuk hal-hal yang memang memberikan nilai lebih, Dengan begitu, uang yang keluar akan memiliki arah yang jelas tidak hanya mengorbankan kesenangan sesaat.


2. Pilih Kualitas dibanding Kuantitas 

Pastinya tidak sedikit yang tergiur dengan harga murah, apalagi saat promo nih. Namun ketika menerapkan gaya hidup frugal living, tentunya kita harus lebih bijak seperti  mengutamakan kualitas dan tahan lama dibandingkan pada kuantitas.

Dengan demikian, pembeli yang dilakukan akan menjadi lebih bernilai, tahan lama, dan pada akhirnya akan jauh lebih hemat.